Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menjalin kerja sama strategis dengan PT. Taspen. Naskah lerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat ditandatangani oleh Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt., CA dan Direktur Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi PT. Taspen, Ovita Susiana Rosya di Auditorium Magister Akuntansi FEB UGM.
Direktur Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi PT. Taspen, Ovita Susiana Rosya menyampaikan kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan kebutuhan dunia industri. “MoU ini memiliki tujuan yang sangat penting yaitu sebagai pedoman dalam mewujudkan penyelenggaraan kerjasama di bidang pendidikan, pelatihan sumber daya manusia, serta penelitian,” katanya, Jum’at (19/12).
Ovita menjelaskan kerja sama ini mencakup pengembangan riset kolaboratif, penyelenggaraan kegiatan ilmiah seperti seminar dan lokakarya, kajian akademik, serta pelatihan berbasis pengetahuan bagi karyawan PT. Taspen. Baginya investasi pada pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan masa depan. Iapun menegaskan kesempatan berkarier di PT. Taspen terbuka luas bagi sivitas akademika UGM. “Saat ini, komposisi karyawan TASPEN didominasi generasi milenial dengan persentase mencapai 97 persen, pejabat milenial sebesar 93 persen, serta pejabat perempuan mencapai 39 persen,” terangnya.
Bersamaan dengan berlangsungnya kerjasama ini, PT. Taspen turut menyerahkan bantuan alat belajar berupa empat unit laptop kepada FEB UGM. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan PT. Taspen untuk mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan mempermudah akses teknologi dalam mendukung penelitian.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr., Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt., CA., menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya implementasi nyata dari nota kesepahaman yang telah disepakati bersama ini. Ia berharap kolaborasi ini dapat membuka akses magang, riset terapan, serta pengembangan pembelajaran inovatif bagi mahasiswa.
Menurutnya dengan kerja sama ini membuka peluang pengembangan micro-credential dan pembelajaran daring yang memungkinkan mahasiswa maupun profesional untuk mengikuti pembelajaran secara fleksibel. Belajar fleksibel, disebut Didi sebagai bagian dari cara menuju capaian akademik, dan skema ini diharapkan dapat menjawab tantangan keterbatasan waktu, khususnya bagi mahasiswa dan karyawan yang sedang bekerja. “FEB UGM melalui berbagai program magister dan unit Research and Development for Social Impact (RDSI) siap mendukung PT. Taspen dalam riset kebijakan, pengembangan modul pembelajaran internal, hingga kajian strategis yang berdampak sosial,” tuturnya.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum/ Humas FEB UGM
Penulis : Agung Nugroho
