Rektor Universitas Gadjah Mada Prof Ova Emilia melantik sebanyak 165 Ketua dan Sekretaris Departemen untuk periode 2026-2031, dan 28 Pejabat Manajerial di Lingkungan Kantor Pusat dan Fakultas. Selain itu juga dilaksanakan penyerahan 110 Surat Keputusan Pengangkatan Calon Dosen Tetap yang berlangsung di gedung Grha Sabha Pramana, Bulaksumur, Rabu (7/1).
Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru, ia berharap kepada para pejabat untuk senantiasa mengemban amanah dengan penuh integritas dan tanggung jawab guna pengembangan Universitas Gadjah Mada. “Menghadiri pelantikan pejabat pada pagi hari ini mengingatkan saya pada pesan ayahanda, almarhum Prof. H. Zaini Dahlan beberapa waktu silam, yang berpesan bahwa hidup itu harus bermantaat bagi orang lain,” ujarnya.

Untuk menjadi bermanfaat atau berdampak bagi orang lain terlebih bagi masyarakat maka dituntut harus memiliki kecakapan kompetensi, karakter, keberanian, berinovasi, dan kemampuan memberikan motivasi, dan ini disebut sebagai kepemimpinan yang sejati. Menyitir pemikiran Ki Hajar Dewantara yang selalu mengingatkan pada semua tentang makna “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, dimana seorang pemimpin sejati adalah ia yang mampu berdiri di depan untuk memberikan teladan, di tengah untuk membangun semangat, dan di belakang untuk memberikan dorangan atau motivasi. “Saya meyakini bahwa Bapak dan Ibu yang dilantik pada hari ini adalah pribadi terpilih yang akan memimpin jalannya organisasi sesuai bidangnya masing-masing. Di mana tantangan inovasi dan keunggulan buah pemikiran bapak dan Ibu harapannya mampu membawa perubahan positif bagi pengembangan organisasi,” terangnya.
Dalam pesannya, Rektor mengingatkan bila Universitas Gadjah Mada memiliki tantangan besar diantara saat ini menjadi 7 PTN BH yang akan menjadi wakil untuk melakukan presentasi di tingkat internasional. Tantangannya agar UGM masuk menjadi ranking 100 dunia, dan ini tentu membutuhkan kerjasama semua pihak.
Meskipun ranking bukan segala galanya tetapi itu menjadi tolok ukur di dunia global, dan situasi tersebut, katanya, menuntut organisasi yang tangkas, inovatif, dan adaptif, dan memerlukan peran para pimpinan sebagai transformational leadership yaitu sebuah kepemimpinan yang berfokus pada perubahan positif, inovatif, berkarakter sekaligus bermartabat. “Saya berharap ibu dan bapak yang dilantik hari ini memiliki semangat perubahan positif dan terus memupuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, serta kerjasama dalam setiap proses kerja. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing langkah kita semua dalam menjalankan amanah ini dengan kepenuhan komitmen dan tanggung jawab,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia, Prof. Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D dalam laporan penyerahan SK Pengangkatan Calon Dosen Tetap UGM mengatakan pengangkatan calon Dosen Tetap UGM merupakan rangkaian dari seleksi penerimaan dosen tetap tahun Anggaran 2025, dan telah dilaksanakan secara akuntabel dan transparan pada periode Agustus hingga Desember 2025. Universitas Gadjah Mada membuka formasi sebanyak 231 posisi yang tersebar di 18 Fakultas dan Sekolah, dan proses ini menarik minat talenta-talenta terbaik bangsa dengan total pelamar mencapai 906 orang dengan kualifikasi pendidikan S2 dan S3. “Melalui proses seleksi yang ketat, terpilih sebanyak 110 orang calon dosen atau sebesar 12% dari total pelamar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 (28 %) orang telah bergelar Doktor (S3), 23 (20%) orang sedang menempuh pendidikan Doktoral (on-going S3), dan 56 (51%) orang dengan kualifikasi Magister (S2)/Spesialis,” jelasnya.
Dengan penyerahan SK calon dosen tetap ini, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Prof. Supriyadi, M.Sc., Ph.D., CMA., CA., Ak menyampaikan ucapan selamat kepada para dosen baru di lingkungan UGM. Menurutnya para dosen penerima SK adalah orang-orang terpilih yang telah mengalahkan cukup banyak calon. “Seperti dikatakan Direktur SDM UGM bahwa ada lebih dari 900 orang mendaftar untuk mengikuti seleksi. Terakhir lolos adalah 110 dari 906. Dengan adanya kualifikasi awal, siapa yang pilih dan memenuhi syarat untuk mendaftar berarti ibu-bapak sekalian ini sudah menjadi orang-orang yang terpilih. Orang-orang terbaik dari para calon dosen Universitas Gadjah Mada,” ungkapnya.
Dengan penyerahan SK ini, kata Supriyadi para penerima memang belum sepenuhnya menjadi dosen tetap UGM karena masih ada beberapa proses yang harus dilalui. Setidaknya dengan memiliki komitmen yang baik, katanya, tidak akan sulit para calon dosen tetap UGM ini untuk kemudian diangkat menjadi dosen tetap UGM. “Ya setidaknya bisa mengikuti dan melaksanakan Pelatihan Dasar untuk menjadi dosen yang tidak akan lama lagi bisa dilakukan sehingga nanti bapak ibu memasuki semester 1 tahun akademik 2026/ 2027 sudah memiliki status sebagai dosen tetap UGM,” tuturnya.
Beberapa dari pejabat yang dilantik diantaranya Dr. Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, S.I.P., M.Si sebagai Ketua Departemen Politik Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Prof. Sony Warsono, MAFIS., PH.D., Ak., CA sebagai Ketua Departemen Akuntansi FEB, Prof. dr. Yanri Wijayanti Subronto, Ph.D., Sp.PD-KPTI sebagai Ketua Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKKMK, dan Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si sebagai Direktur Kemahasiswaan UGM.
Penulis : Agung Nugroho
Foto : Firsto
