Upaya penyelamatan flora endemik lereng Gunung Merapi terus diperkuat. Sebanyak 26 mahasiswa KKN PPM UGM periode 4 tahun 2026 melakukan aksi penanaman anggrek spesies Vanda tricolor di Kawasan Ekowisata Kalitalang, Desa Balerante, Kemalang, Klaten, pada Minggu (4/1). Penanaman secara simbolis dilakukan di area taman umum kawasan parkir Ekowisata Kalitalang oleh para mahasiswa dengan didampingi oleh Kasubdit KKN DPKM UGM, Prof. Dr. Nanung Agus Fitriyanto, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Drs. Iqmal Tahir, M.Si.
Dalam aksi ini, mahasiswa KKN PPM UGM juga menggandeng CSR dari mitra Yayasan Astra Honda Motor serta komunitas Kagama KM3 dan Kagama Tanaman Hias. Langkah konservasi ini diambil mengingat keberadaan anggrek Vanda tricolor yang mulai langka di alam liar akibat perburuan massal dan masa pertumbuhan tanaman yang relatif lama.
Iqmal Tahir menjelaskan bahwa aksi penanaman anggrek ini selain bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati, program ini dirancang untuk mengembangkan potensi anggrek sebagai ikon eduwisata. “Upaya pelestarian anggrek Vanda tricolor atau Vanda suavis ini perlu dilakukan sebagai upaya perlindungan keanekaragaman hayati. Pada sisi lain, mengingat potensi anggrek Vanda suavis yang memiliki rona bunga yang cantik serta memiliki aroma yang cukup harum, anggrek ini juga perlu dibudidayakan sebagai ornamen pada tempat-tempat wisata di Kawasan Merapi” ujar Iqmal, Kamis (8/1).
Menurut Iqmal, keberadaan anggrek ini dapat menjadi potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai ikon wisata dengan terbentuknya spot taman yang estetik, yang juga berfungsi menjadi daya tarik wisata alam dan eduwisata serta memberikan peluang ekonomi melalui wisata khusus dan fotografi.
Sementara untuk menjamin kelangsungan hidupnya, tanaman anggrek ini ditempatkan di lokasi strategis dalam kawasan wisata. Lokasi tersebut berada di bawah pengelolaan Pokdarwis Balerante sehingga pengawasan dan perawatan tanaman dapat dilakukan secara intensif dan terukur.
Perangkat Desa Balerante, Jainu, menyambut positif inisiatif ini karena diyakini dapat menambah daya tarik pengunjung, terutama ketika musim berbunga pada bulan Agustus hingga Oktober. “Saya sangat setuju. Anggrek Vanda tricolor yang dikembangbiakkan di kawasan Ekowisata Kalitalang ini dapat menjadi tambahan daya tarik wisata,” jelasnya.
Untuk upaya pemeliharaan, Iqmal menuturkan mahasiswa program KKN PPM UGM berencana untuk mengintegrasikan dengan dukungan teknologi guna menunjang pertumbuhan tanaman. Melalui dukungan teknologi sistem Internet of Thing (IoT) bisa digunakan untuk keperluan kontrol mikroklimat dan sistem otomatisasi pada proses-proses penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama. “Kita juga berpikir dikembangkan teknologi kultur jaringan untuk perbanyakan jumlah tanaman dengan lebih massal.” pungkasnya.
Penulis : Aldi Firmansyah
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Tim KKN PPM
