Klinik Gadjah Mada Medical Center (GMC) Universitas Gadjah Mada menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan pap smear gratis pada Sabtu (10/1) dalam rangka mengawali rangkaian perayaan hari ulang tahun ke-25. Bertempat di klinik GMC, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 150 partisipan yang terdiri atas mahasiswa, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum.
Kepala Klinik GMC, Dr. Yayuk Soraya, A.A.K., menyatakan bahwa kedua agenda ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan preventif sekaligus membantu ketersediaan stok darah medis. Khusus untuk donor darah, GMC bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM. “Agenda ini bertujuan untuk membantu tim RSA untuk menyediakan darah yang dibutuhkan oleh pasien. Karena bagaimanapun, kebutuhan darah itu sangat tinggi sehingga perlu ketersediaan darah yang cukup agar tidak kewalahan ketika dibutuhkan sewaktu-waktu,” jelasnya.
Yayuk juga menyebut bahwa aksi donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap tahun. “Tiap tahunnya, dalam semarak hari ulang tahun GMC, kami selalu selenggarakan aksi donor darah. Selain itu, dalam momen-momen tertentu, kami juga bersinergi dengan pos pembinaan terpadu (posbindu) di setiap fakultas untuk pemeriksaan kesehatan dan diselingi kegiatan donor darah,” tambahnya
Sementara itu, layanan pemeriksaan pap smear terselenggara atas kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Laboratorium Parahita. Yayuk menjelaskan bahwa layanan ini dikhususkan bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual sebagai deteksi dini kanker mulut rahim (CA Cervix).
Meski animo pendaftar cukup tinggi, Yayuk menekankan bahwa pihaknya berserta tim tetap memberlakukan prosedur skrining yang ketat. Hal ini dilakukan guna menjamin keamanan kualitas darah serta kesehatan para peserta sebelum tindakan dilakukan.
Dari sejumlah pendaftar yang berpartisipasi, tercatat sebanyak 60 peserta dinyatakan lolos dan berhasil mendonorkan darahnya. Perolehan tersebut mencakup 12 kantong golongan darah A, 18 golongan B, 25 golongan O, dan 5 golongan AB. Sementara itu, terdapat 12 pendaftar yang dinyatakan tidak lolos skrining kesehatan karena tidak memenuhi kriteria medis yang diterapkan. Di sisi lain, layanan pap smear berhasil menjaring 50 peserta yang datang untuk melakukan pemeriksaan, meski 5 diantaranya tidak memenuhi syarat pemeriksaan.
Salah satu pengunjung, Novi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program rutin ini. Ibu dua anak yang telah menjadi pasien setia GMC sejak masa kuliah tersebut menilai layanan GMC sangat responsif dan informatif. Meski kali ini gagal mendonorkan darah karena kendala HB, Novi tetap senang karena dapat memanfaatkan layanan pap smear gratis. “Saya cukup rutin untuk melakukan donor darah, kebetulan ini tadi HB-nya kurang, jadi belum lolos. Jadinya hari ini saya hanya mengikuti pemeriksaan pap smear. Pelayanannya selalu memuaskan sejak saya kuliah dulu. Dokternya informatif, fasilitasnya lengkap, pelayanannya bagus, dan sangat responsif,” pungkasnya.
Penulis : Aldi Firmansyah
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Humas GMC
