Memasuki pekan ketiga, banjir masih merendam sedikitnya 50 desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Di Kecamatan Juwana, sejumlah wilayah meliputi Desa Tluwah, Desa Jepuro, dan Desa Kedung Pancing masih terisolasi, akibat akses jalan yang terputus serta pemukiman yang tergenang. Merespons kondisi tersebut, Tim KKN UGM unit Arung Juwana bersama Kelompok Relawan Banjir Tluwah bergerak cepat mengevakuasi, mengakomodasi, dan mendistribusikan bantuan bagi warga yang terdampak.
Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit), Larasati Daniswara menyampaikan keterlibatan mahasiswa dalam penanganan bencana ini merupakan bentuk pembelajaran empati dan kepedulian nyata di tengah masyarakat. ”Kami belajar penanggulangan bencana langsung dari warga yang tenang menghadapi situasi ini. Empati dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi bencana” ujarnya, Kamis (29/1).
Larasati mengugngkapkan, mahasiswa KKN bersama tim relawan terlibat aktif di lapangan. Aksi tersebut meliputi pencatatan administrasi donasi di posko bencana, penyediaan konsumsi bersama para ibu di dapur umum, pendampingan tenaga kesehatan untuk melakukan cek kesehatan keliling, hingga pendistribusian bantuan langsung ke rumah-rumah warga.
Ketua Kelompok Relawan Banjir Tluwah, Dewi Riyani menjelaskan bahwa banjir merupakan peristiwa yang kerap dialami warga setempat. Namun, banjir yang melanda awal tahun ini dinilai serupa dengan banjir besar di tahun 2024, terutama karena kenaikan muka air yang berlangsung cepat merendam pemukiman warga.
Menurutnya, kondisi ini menuntut adanya sinergi dari berbagai pihak dan respons cepat guna meminimalkan kerugian materiel dan potensi korban jiwa. Untuk itu diperlukan sinergi dan tindakan cepat dari berbagai pihak untuk meminimalisir kerugian dan korban jiwa dari bencana ini. ”Banjir yang melanda saat ini, mengingatkan kami pada banjir besar di tahun 2014 yang kenaikan airnya begitu cepat dan menenggelamkan rumah-rumah kami. kami berterima kasih dibantu oleh mahasiswa KKN,” jelasnya.
Perangkat Desa, Taurina, memberikan apresiasi kepada seluruh relawan dan Tim KKN-PPM UGM karena sudah berkenan meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk bergotong-royong dalam menanggulangi bencana ini. ”Terima kasih banyak atas dedikasinya, Teman-Teman KKN. Walaupun lelah, tapi jadikan bencana ini sebagai pengalaman dan pembelajaran teman-teman kedepannya,” pungkasnya.
Penulis : Aldi Firmansyah
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Tim KKN Arung Juwana
