Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama strategis dengan Paragon Corp dalam menghadirkan CollabHub by Paragon Corp di komplek Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), yang dirancang sebagai wadah kolaborasi bersama dan ruang aman untuk mendukung berbagai aktivitas produktif bagi seluruh sivitas akademika. Kehadiran ruang ini menjadi bagian dari upaya UGM menyediakan lingkungan yang inklusif. Kolaborasi ini juga turut diperkuat dengan pemberian dana abadi sebesar Rp 25 miliar antara Paragon Corp dengan UGM sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap pengembangan ekosistem inovasi, kreativitas, dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan kampus.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyampaikan apresiasi pada Paragon Corp yang telah menghadirkan CollabHub ini sebagai wadah bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Ia berharap, ruang tersebut menjadi ‘laboratorium sosial’ sekaligus tempat belajar sepanjang hayat dalam melahirkan ide kreatif dan inovatif. “Kami berharap ini menjadi ruang kolaboratif yang produktif yang tentunya akan melahirkan ide-ide kreatif, inovatif dan berbagai hal baik yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, bagi dunia pendidikan, dan masyarakat umum,” kata Ova pada acara peresmian CollabHub dan penandatanganan MoU dengan Paragon Corp di GIK UGM, Rabu (11/2).
Salman Subakat selaku CEO Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI) dalam sambutannya, menekankan pentingnya melakukan kolaborasi antara pendidikan dengan industri dalam mengembangkan inovasi yang berdampak luas. Kehadiran CollabHub ini tidak hanya menghadirkan ruang fisik semata, namun ia berharap dapat menjadi tempat bertemunya mahasiswa, dosen, dan berbagai pihak untuk saling belajar, berinovasi, serta menghasilkan gagasan yang memberi dampak bagi masyarakat. “Ruangan ini mungkin kelihatannya indah, namun akan terlihat lebih indah lagi jika ada interaksi dari teman-teman semua. Mudah-mudahan menjadi tempat yang saling menginspirasi dan simbol agar kita tidak lupa dengan apa yang kita perjuangan semua,” ujarnya.
Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini, Ph.D., menyampaikan rasa haru dan bangganya atas inisiasi pembangunan CollabHub sebagai ruang kolaboratif yang sebetulnya telah direncanakan sejak tahun sebelumnya. Ia menyebut, adanya inisiasi ini sebagai bentuk komitmen kampus dalam menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi mahasiswa. “Adanya CollabHub ini merupakan langkah awal dalam meningkatkan fasilitas kampus melalui dukungan Paragon Corp, dimulai dari penyediaan peralatan teknologi hingga pengembangan ruang kolaboratif,” ujarnya.
Arif Maulana, selaku ketua Forum Komunikasi UGM menyampaikan apresiasinya atas pembangunan CollabHub di GIK UGM yang diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan aktivitas positif bagi mahasiswa. Selain ruang kolaborasi, ia berharap fasilitas ini dapat menjadi wadah silaturahmi mahasiswa, bertukar gagasan, serta memperluas interaksi mahasiswa lintas UKM. “Tentunya hal ini dapat bermanfaat untuk kegiatan mahasiswa yang ruangannya masih terbatas. Dengan adanya CollabHub ini kami merasa senang karena lebih banyak juga public space yang bisa kita singgahi. Setidaknya cukup menjawab kebutuhan untuk mahasiswa,” tuturnya.
Pada prosesi peresmian CollabHub dan penandatanganan MoU dengan Paragon Corp diakhiri dengan pemotongan pita oleh Rektor UGM Ova Emilia bersama Salman Subakat. Pemotongan pita tersebut menandai bahwa fasilitas CollabHub by Paragon Corp di GIK UGM resmi dibuka. Usai peresmian, para mahasiswa diajak memasuki dan berkeliling CollabHub untuk melihat langsung berbagai fasilitas serta ruang kolaborasi yang tersedia, sekaligus mengenal fungsi dan pemanfaatannya sebagai ruang interaksi, kreativitas, dan pengembangan aktivitas kemahasiswaan.
Penulis : Cyntia Noviana
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Ika Agustine
