Rektor UGM Prof. Ova Emilia melantik Dewan Pengawas (Dewas) dan Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan Baru Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada, Jumat (13/3) di Ruang Auditorium Gedung Kresna Lantai 5 RSA UGM. Adapun delapan pejabat baru Dewan Pengawas RSA UGM terdiri dari Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M,Hum., DEA., sebagai Ketua Dewan Pengawas, selanjutnya beranggotakan Prof. Yodi Mahendradhata; Dr. dr. Andreas Meliala, M.Kes; Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi; Dato’ Sri Prof. Dr. Tahir, M.B.A; Prof. Dr. Ir. Sri Suning Kusumawardani, S,T., M.T; dr. Joko Murdiyanto, Sp.Am.,M.P.H. Sedangkan Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan yang baru dijabat oleh dr. Novi Zain Alfajri, M.P.H.
Ova menyampaikan selamat kepada para pejabat baru yang dilantik. Menurut Ova, pelantikan jajaran Dewan Pengawas dan Direktur baru ini merupakan momen bersejarah bagi pengembangan Rumah Sakit Akademik. Ia menyoroti peran krusial Dewan Pengawas sebagai gate keeper atau penjaga pintu bagi manajemen. “Dewan Pengawas ini perannya sangat krusial sebagai gatekeeper agi manajemen, sekaligus membantu tugas pembinaan dan pengawasan internal Rumah Sakit Akademik,” jelasnya.
Ova juga turut menyoroti keterlibatan RSA UGM bagi ekosistem UGM, terutama melalui gagasan ekonomi sirkuler yang digagas oleh Direktur Utama RSA, Dr. dr. Darwinto, S.H., Sp.B.SUbsp.Onk(K). Menurutnya, ide tersebut dapat memberikan peluang untuk berinovasi dan memberikan layanan khusus melalui produk buatan UGM. “Pengadaan bahan makanan yang kaitannya dengan daging, buah, dan sayur diambil dari PIAT UGM, kemudian dimanfaatkan langsung oleh RSA. Sehingga memberi peluang untuk kita berinovasi.” ujarnya.
Untuk menghadapi tantangan masa depan, Ova menekankan pentingnya transformasi kepemimpinan mengingat RSA masih memiliki tantangan besar dalam menghadapi kompleksitas perubahan lingkungan masa depan. Ia berharap agar manajemen pengelola dapat lebih lincah, lebih inovatif, dan lebih adaptif dalam menghadapi perubahan. “Kepemimpinan transformasional sangat diperlukan. Sebuah kepemimpinan harus selalu fokus untuk perubahan yang positif, inovatif, berkarakter, dan bermartabat,” jelasnya.
Di penghujung sambutan, Ova menggunakan analogi bahari untuk menjelaskan bahwa pelantikan kali ini merupakan sebuah penanda bahwa layar telah dibentangkan dan jangkar telah dilemparkan. Ia menggambarkan sinergi antara Dewan Pengawas dan Manajemen Pengelola RSA sebagai sebuah keharusan. “Kesuksesan RSA UGM memerlukan jangkar kendali yang tepat untuk mengawal kepemimpinan dan kinerja manajemen demi mencapai visi misi RSA UGM, supaya tidak hanyut terbawa arus gelombang dan badai yang menerjang,” tutupnya.
Penulis : Diyana Khairunnisa
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Firsto
