Fakultas Filsafat UGM terus memperkuat kualitas institusi melalui peningkatan mutu akademik, tata kelola, serta perluasan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut, menjadi fondasi penting bagi pengembangan fakultas yang adaptif terhadap perubahan sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keilmuan yang kritis dan humanis.
Hal itu dikemukakan oleh Dekan Fakultas Filsafat UGM, Prof. Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S., M.Hum., dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-59 yang berlangsung di Ruang Rapat Persatuan, Lantai 3 Fakultas Filsafat UGM, Selasa (18/8).
Murtiningsih juga mengungkapkan bahwa Fakultas Filsafat UGM berhasil mempertahankan predikat Unggul dari BAN-PT serta diakui memiliki kualitas pendidikan standar internasional oleh FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). “Capaian ini menjadi pijakan bagi fakultas kita untuk terus memperluas pengakuan global,”ujarnya.
Dalam bidang akademik, Fakultas Filsafat UGM kini memiliki 828 mahasiswa aktif, yang terdiri atas 698 mahasiswa Program Sarjana, 71 mahasiswa Program Magister, dan 59 mahasiswa Program Doktor. Murtiningsih melanjutkan, admisi jumlah mahasiswa baru Program Sarjana dan Doktor pada lima tahun terakhir relatif stabil, sementara Program Magister menunjukkan perkembangan yang cukup positif. “Perkembangan ini tentunya tak lepas dari berbagai inovasi akademik yang telah dikembangkan, termasuk program Fast Track Sarjana-Magister yang dimulai pada tahun 2025,” jelas Murtiningsih.
Sementara itu, pencapaian strategis Fakultas Filsafat UGM juga tampak dari peningkatan produktivitas riset, baik dalam jumlah publikasi ilmiah, publikasi bereputasi internasional, maupun perolehan hibah penelitian. Murtiningsih menyebut, dalam empat tahun terakhir, jumlah publikasi yang terindeks Scopus meningkat lebih dari tiga kali lipat. Pada 2025, tercatat ada sebanyak 179 publikasi, 19 publikasi terindeks Scopus, 6 riset kolaboratif, dan 6 hibah penelitian. “Hal ini mencerminkan semakin kuatnya daya saing riset Fakultas Filsafat di tingkat internasional,” ujarnya.
Di akhir laporannya, Murtiningsih mengatakan bahwa segenap capaian Fakultas Filsafat UGM merupakan hasil dari kerja sama antar segenap sivitas akademika. Berbagai capaian tersebut juga merupakan fondasi sekaligus refleksi selama satu periode kepemimpinan yang telah dijalani. “Sebagaimana semangat Dies Natalis ke-59, marilah kita terus membangun jembatan, antara gagasan dan tindakan, antara tradisi dan pembaruan, antara kampus dan masyarakat, serta antara apa yang telah kita wariskan dan masa depan yang hendak kita wujudkan,” tutupnya.
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Donnie
