Rangkaian kegiatan Gelanggang Expo (Gelex) Universitas Gadjah Mada resmi berakhir pada hari ketiga pelaksanaannya di Lapangan Pancasila UGM, Sabtu (29/8). Kegiatan tahunan yang memperkenalkan 54 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan 24 komunitas di UGM tersebut berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Kamis (27/8) hingga Sabtu (29/8). Adapun pada puncak acara penutupan yang bertajuk “Gema Temu Gempita”, Gelex 2026 dihadiri oleh sebanyak 17.077 peserta.
Ketua Pelaksana Gelex 2026, Muhammad Bintang Arrizki mengatakan bahwa Gelex adalah ruang bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk mengenal sekaligus menemukan wadah pengembangan diri lewat berbagai UKM dan komunitas yang ada di UGM. Tahun ini, dikatakan oleh Bintang, Gelex mengusung tema “Gloria Imagi Gelanggang” yang diharapkan dapat menjadi upaya untuk menjaga nilai-nilai gelanggang mahasiswa agar tetap hidup dari generasi ke generasi. “Harapannya, lewat tema tahun ini, kita dapat terus merawat nilai-nilai ke-gelanggang-an sehingga tetap terasa bisa kita wariskan dari generasi ke generasi,” kata Bintang saat memberi kata sambutan, Sabtu (29/8).
Terhitung selama tiga hari penyelenggaraan, Gelanggang Expo (Gelex) UGM 2026 melibatkan total sebanyak 224 panitia, 54 UKM, 24 komunitas, serta 635 penampil. Bagi Bintang, keberadaan UKM dan komunitas menjadi bagian penting dalam kehidupan kemahasiswaan di tingkat universitas. Melalui wadah tersebut, sambungnya, mahasiswa dapat mengembangkan minat dan bakat sekaligus membangun pengalaman berorganisasi selama menjalani masa studi di Universitas Gadjah Mada.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Unit Kegiatan Mahasiswa (Forkom UKM) UGM, Muhammad Arief Maulana. Dalam sambutannya, ia mengajak mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk memantapkan diri bergabung dalam UKM setelah mengenal berbagai pilihan yang telah diperkenalkan selama Gelanggang Expo berlangsung. Lebih lanjut, Arief mengatakan bahwa sebanyak 54 UKM di UGM terbuka bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan diri lewat berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni dan budaya, hingga kegiatan kemahasiswaan lainnya. “Selamat berdinamika dalam menjalani kehidupan di kampus karena selalu ada hal indah di UKM dan Gelanggang Mahasiswa Universitas Gadjah Mada,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni UGM, Dr. Arie Sudjito, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Gelex merupakan bagian dari upaya universitas dalam memfasilitasi aktivitas mahasiswa. Tak lupa, Arie juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai fasilitas dan wadah kemahasiswaan yang tersedia sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas diri. “Manfaatkan fasilitas yang ada untuk tujuan mengembangkan karakter dan kepemimpinan,” katanya.
Di akhir, Arie berharap agar Gelanggang Mahasiswa dapat terus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, menghasilkan berbagai terobosan serta menjaga tradisi berpikir kritis serta keberanian dalam menyikapi persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa. Juga, Ia menegaskan bahwa UGM terus berupaya untuk menyediakan ruang yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas dan otonomi berpikir. “Fasilitas yang ada itu semuanya untuk mahasiswa dan karena itu kita harus terus berproses. Percayalah, anda bisa memanfaatkan fasilitas ini semua untuk terus berpikir kritis, dan mengkritisi kebijakan demi kebaikan bangsa Indonesia,” pesan Arie.
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Donnie
