Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) membuka perayaan Dies Natalis-nya yang ke-17 dengan penuh semarak pada Sabtu (29/8). Pada tahun ini, Sekolah Vokasi mengambil tema “Building Applied Bachelor’s, Master’s, and Doctoral Pathways for Global Talent” sebagai langkah strategis untuk membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa di kancah karier internasional serta membentuk talenta yang berdaya saing global.
Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr. Ir. Agus Maryono, IPM., ASEAN Eng., menekankan pentingnya hal tersebut dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa SV telah mengupayakan hal tersebut dengan membangun kantor Global Talent Career Development Center yang diharapkan dapat mengantarkan dosen-dosen maupun mahasiswa bekerja di luar negeri. “Dengan harapan supaya saat dia kembali ke Indonesia lagi, dia membangun Indonesia yang lebih luas,” pungkasnya.
Ia pun mengapresiasi para pengajar yang terus berinovasi dalam mencerdaskan bangsa. Lebih lanjut, Sekolah Vokasi diharapkan dapat menjadi solusi dari berbagai permasalahan yang ada di negara ini, baik dari teknik, ekonomi, sosial, bahkan sampai kesehatan. Tak hanya itu,ia pun mengingatkan bahwa mahasiswa tak hanya harus menguasai ilmu pengetahuan dan teori yang kuat, tetapi juga disandingkan dengan praktik yang hebat dan solusi yang kuat. “Dan inovasi akan muncul dari orang yang mempunyai teori dan praktik yang kuat, dan itu yang kita punyai,” jelasnya.
Wiryanta, S.T., M.T., selaku Ketua Dies Natalis sekaligus Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi UGM turut mengungkapkan bahwa Dies Natalis Sekolah Vokasi UGM ke-17 ini merupakan momentum penting untuk merayakan perjalanan Sekolah Vokasi selama ini dalam kontribusinya dalam mencerdaskan putra-putri bangsa Indonesia yang inovatif, produktif, dan berintegritas. Kegiatan yang dilakukan pun diharapkan dapat memperkuat sinergi antara seluruh pihak yang terlibat. “Dies Natalis Sekolah Vokasi ke-17 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara sivitas akademika Mitra dan masyarakat umum melalui berbagai kegiatan yang dituangkan dalam rangkaian acara yang melibatkan berbagai pihak,” jelasnya.
Head of Learning and Development PT. Liugong Machinery Indonesia, Mulyono, mewakili mitra Sekolah Vokasi UGM turut menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-17 SV UGM. Ia pun berharap kerja sama Sekolah Vokasi dan mitra dapat terus berlanjut dengan produktif, khususnya bagi industri. Terlebih, adanya gap antara dunia pendidikan dan dunia industri cukup menantang. “Jadi, harapannya dengan adanya kolaborasi dan kerja sama kita bersama, harapannya adalah gap tadi bisa diminimalisir sehingga lulusan-lulusan vokasi ini bisa langsung diterima di dunia kerja,” harapnya.
Dalam perayaan Dies Natalis kali ini pula diserahkan alat pendeteksi longsor dari Departemen Teknik Sipil kepada Dukuh Blimbingsari sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Agus menjelaskan bahwa alat ini berfungsi untuk mendeteksi ancaman longsor terutama untuk wilayah di tepian sungai dan tebing-tebing dengan mengandalkan sumber energi dari matahari.”Kemudian, ketika ada tanah bergerak 2 cm di tepian itu, sirine akan berbunyi. Sehingga kita dapat mempersiapkan diri,” jelasnya.
Penulis : Leony
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Humas SV
