Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Atletik UGM, Sultan Davendra, berhasil meraih Juara 2 untuk kategori peserta dibawah usia 20 tahun (W/W 20) dalam kompetisi olahraga lari bertaraf internasional, yakni UNNES International Orienteering Race (IOR) 2026. Kompetisi olahraga navigasi dan lari lintas alam bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Pencinta Alam (Mahapala) Universitas Negeri Semarang (UNNES) tersebut berlangsung pada 19–20 September 2026 di UNNES, Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kategori yang dipertandingkan meliputi M/W 18, M/W 20, M/W 21 Elite untuk kelas nasional dan internasional, serta kategori Double Race, dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai negara. Prestasi yang diraih Sultan menjadi salah satu pencapaian paling membanggakan yang pernah diukir oleh atlet UKM Atletik UGM di ajang bertaraf internasional. Apalagi ajang ini merupakan kompetisi orienteering bertaraf internasional yang menggunakan disiplin Foot O (Orienteering Berlari) dengan format Jarak Sprint, dan secara resmi terdaftar sebagai World Ranking Event (WRE).
Mahasiswa Program Studi Pembangunan Wilayah UGM sekaligus atlet UKM Atletik UGM, Sultan Davendra, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari perpaduan persiapan fisik, strategi, dan kekuatan mental yang dibangun melalui latihan panjang dan disiplin.
Dalam kompetisi yang dihadiri peserta dari berbagai negara tersebut, Sultan menyebut bahwa keikutsertaannya menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi persaingan di tingkat internasional. Ia menilai kompetisi tersebut tidak hanya menuntut kesiapan fisik, tetapi juga kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat selama perlombaan. “Keberhasilan menemukan setiap checkpoint di bawah tekanan waktu dan variasi kontur medan yang menantang membuktikan bahwa disiplin latihan serta ketelitian membaca peta terbayar dengan tuntas,” ujarnya, Selasa (29/9).
Sementara itu, Ketua UKM Atletik UGM, Julung Zenki, berharap agar capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota UKM Atletik UGM untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat berprestasi dalam berbagai kompetisi. “Semoga pencapaian ini menjadi pengalaman yang berharga dan semakin menambah semangat untuk terus berkembang ke depannya,” harap Julung.
Prestasi dalam ajang World Ranking Event (WRE) ini diharapkan dapat membuka jalan bagi atlet-atlet UKM Atletik UGM lainnya untuk berani melangkah ke kompetisi bertaraf internasional dan membuktikan bahwa UKM Atletik UGM mampu bersaing di panggung dunia.
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. UKM Atletik
