Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) melaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan dan Dana Kesetiakawanan kepada para pegawai yang memasuki masa purnabakti. Kegiatan rutin ini yang dilaksanakan pada Jumat (27/3) lalu di Kantor Korpagama B6 Bulaksumur, Kampus UGM. Pada kesempatan ini, Korpagama memberikan penghargaan pada 20 pegawai UGM yang memasuki usia pensiun pada bulan Februari 2026.
Dari 20 pegawai yang memasuki masa purna tugas, terdapat pensiunan Dosen Sekolah Vokasi UGM Dr. Fahmy Radhi dan pensiunan Dosen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng, Ph.d.. Dalam pidato sambutannya, Sudaryono menyampaikan analogi perjalanan masa pengabdian dari sisi filosofi sangkan paraning dumadi (mengenal asal, tujuan hidup dan jati diri). Peristiwa purna tugas dianalogikan dumadi (jati diri), sebagai pegawai di UGM yang mungkin menjadi sangkan (asal) untuk perjalanan berikutnya. “Dalam perjalanan kita tidak pernah tahu kedepannya. Tetapi yang jelas adalah sangkan pasti akan menjadi dumadi karena ada paraning-nya,” kata Sudaryono dalam keterangan yang dikirim oleh Korpagama ke wartawan, Senin (6/4).
Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan bahwa para pegawai UGM sejak lama berarti menjadi bagian dari suatu peristiwa besar yaitu peristiwa Indonesia karena UGM lahir dari peristiwa Indonesia. Mahasiswa yang sekarang menjadi pimpinan negara, menjadi aktor-aktor perubahan Indonesia ada karena jasa Bapak Ibu sekalian. “Tahap satu sudah selesai yaitu menjadikan Indonesia melalui karya-karya kita. Tahap selanjutnya, walau tidak melalui jalan formal tetapi bisa menggunakan karisma yang diperoleh dari UGM untuk membangun manusia,” tutur Sudaryono.
Ketua Umum Korpagama, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., atau kerap disapa Ipik mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan tenaga pendidik yang telah memasuki purna karya atas segala jasa dan pengabdian yang telah diberikan kepada UGM dan Korpagama. Sejalan dengan misi utama Korpagama, yaitu meningkatkan kesejahteraan pegawai UGM. Korpagama selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin memberikan sumbang saran khususnya untuk kesejahteraan pegawai.
Ipik menyampaikan kepada para pegawai yang telah purna tugas untuk selalu menghubungkan ikatan informal sepanjang waktu. Tidak lepas tali silaturahmi dan komunikasi walau sudah tidak terikat pekerjaan. Menikmati waktu lebih bersama keluarga dan masyarakat dengan karya-karya yang lebih bermanfaat bagi mereka. “Semoga dapat lebih menikmati waktu yang ada bersama dengan keluarga dan masyarakat terdekat,”kata Ipik.
Penulis : Jesi
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Korpagama
