Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) UGM menjalankan kemitraan dan menjamin kesejahteraan para pegawainya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Korpagama dengan memberikan Piagam Penghargaan dan Dana Kesetiakawanan kepada para pegawai yang memasuki masa purnabakti. Kegiatan rutin ini yang dilaksanakan pada Senin (26/1) lalu di Kantor Korpagama, Kompleks B6 Bulaksumur, memberikan penghargaan pada 11 pegawai UGM yang memasuki usia pensiun.
Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., selaku Ketua Umum Korpagama menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dilakukan semenjak September 2022, dengan tujuan mengapresiasi jasa, pengabdian, dan kerja keras yang sudah dilakukan oleh para dosen dan tendik yang sudah memasuki masa purna bakti mereka. “Kita ingin memberikan apresiasi kepada dosen dan tendik yang sudah memasuki masa pensiun atas jasa-jasa mereka, pengabdian mereka pada UGM,” jelasnya, kamis (29/1).
Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Ipik ini menjelaskan bahwa sebagai pegawai negeri, masa pensiunnya ialah pada ulang tahun mereka. Dengan rincian, Guru Besar pada usia 70 tahun, dosen 65 tahun, dan tendik 58 tahun. Oleh karena itu, pemberian piagam dan dana kesetiakawanan ini dilakukan sebulan setelahnya, saat surat tugas sudah turun. “Jadi, memang masa pensiun itu nanti berdasarkan pada tanggal kelahiran atau ulang tahun yang bersangkutan,”ujarnya.
Untuk pegawai yang memasuki usia pensiun, Ipik menyampaikan pesannya agar memanfaatkan waktu luang yang lebih banyak tersedia saat ini dapat digunakan untuk keluarga, bersosialisasi dengan tetangga, dan masyarakat, dengan sebaik-baiknya. “Sambil juga memantapkan semangat di diri sendiri bahwa purnatugas itu tidak berarti bahwa selesai. Masih bisa juga berkarya untuk masyarakat, selain itu juga tentunya sangat perlu menjaga kesehatan karena ini sangat penting sekali,” pesannya.
Soal peran Korpagama, ia menjelaskan organisasi ini dapat dimanfaatkan oleh segenap dosen dan tendik UGM untuk menunjang karier mereka. Menurutnya, Korpagama menjadi mitra dari pimpinan universitas dalam mewujudkan visi dan misi universitas. “Kami sangat senang sekali ketika mereka, para pegawai itu bisa kemudian ke kantor kami untuk bisa berdiskusi atau menceritakan permasalahan yang dialami. Sehingga kita bisa mencari solusinya bersama,” pungkasnya.
Penulis : Leony
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Korpagama
