Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) UGM menggelar penyerahan piagam Purnabakti kepada 14 pegawai yang telah memasuki masa purnatugas yang berlangsung di Kantor Korpagama Bulaksumur B-6, Kamis (24/9). Selain penyerahan piagam, kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Korpagama UGM, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., tersebut juga memberikan tali asih berupa dana kesetiakawanan kepada para pegawai yang telah menyelesaikan tugasnya di UGM.
Ipik, demikian ia akrab disapa, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pegawai yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun di UGM. Kegiatan penyerahan piagam ini, kata Ahmadi, merupakan bentuk penghargaan Korpagama kepada para pegawai yang telah menyelesaikan masa tugasnya di UGM. ya.
Ia menegaskan bahwa Korpagama menjadi wadah bagi dosen dan tenaga kependidikan UGM yang memiliki keterikatan kepegawaian dengan universitas. Menurutnya, berbagai program yang telah dijalankan Korpagama telah mencakup berbagai aspek yang dapat mendukung kehidupan dan kebersamaan para pegawai sebagai bagian dari keluarga besar UGM. “Program-program yang sudah kami jalankan cukup banyak dan harapannya semua ini akan menyentuh langsung kepada kebutuhan dari para pegawai yang ada,” katanya.
Sementara itu, salah satu pegawai purnatugas, Dr. Ir. Heru Sasongko, M.P., mengatakan bahwa masa pengabdian di UGM merupakan bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Baginya, selama bertahun-tahun menjalankan tugas sebagai dosen maupun tenaga kependidikan, para pegawai tidak hanya menyaksikan perubahan dalam lingkungan kampus, tetapi juga mengalami berbagai perubahan zaman yang berlangsung di tengah perjalanan pengabdian mereka. “UGM bagi kita tentu bukan sekadar tempat bekerja. UGM menjadi bagian dari perjalanan kehidupan kita,” kata dosen purnatugas Fakultas Peternakan UGM tersebut.
Meski telah memasuki masa purnatugas, Heru memandang bahwa purnatugas bukanlah akhir dari masa pengabdian. Ia menilai bahwa yang berakhir hanyalah hubungan kerja secara formal, sementara ilmu dan keterampilan, pengalaman, persahabatan, serta semangat untuk memberikan manfaat kepada orang lain mesti tetap dapat dilanjutkan. “Ilmu kita tidak ikut pensiun. Keterampilan kita, pengalaman kita juga tidak ikut pensiun. Persahabatan kita juga tidak ikut pensiun,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Klinik Korpagama UGM, Dr. dr. Wahyudi Istiono, M.Kes., Sp.KKLP., Subsp. COPC., juga menerangkan soal sejumlah layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan oleh pegawai UGM, termasuk bagi mereka yang telah memasuki masa purnatugas. Dalam pemaparannya, Yudi menyebut bahwa Klinik Korpagama UGM memiliki layanan yang ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan kesehatan pegawai. “Untuk layanan yang tersedia, yakni layanan dari dokter spesialis, layanan kebidanan, apotek, pemeriksaan mata, serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan melalui kerja sama dengan fakultas terkait,” jelas Yudi.
Di akhir pemaparannya, ia juga mengajak para pegawai untuk memanfaatkan layanan Klinik Korpagama tidak hanya ketika sedang sakit, tapi juga sebagai sarana pemeriksaan kesehatan secara berkala. Yudi menegaskan, adapun penyediaan berbagai layanan kesehatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Korpagama terhadap kesejahteraan pegawai yang ada di UGM. “Tidak harus datang ketika sakit, tetapi waktu sehat mau screening juga boleh, seperti screening kesehatan mata, kesehatan gigi dan sebagainya bisa dilakukan,” ujar Wahyudi.
Penulis/Foto : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
