Universitas Gadjah Mada dan Rumah Sakit Mayapada sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Senin (13/1), di Gedung Pusat. Beberapa bidang kesepakatan yang segera diwujudkan antara lain jalinan kerja sama bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan gedung riset di RSA UGM.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyambut baik inisiatif kerja sama bersama Rumah Sakit Mayapada dalam rangka mengembangkan clinical research unit di Indonesia dan mendorong penciptaam alat-alat kesehatan. “Kita juga berkeinginan membentuk trauma center yang arahnya nanti untuk rujukan trauma dan rehab medik” ujarnya di Ruang Sidang Pimpinan UGM, Senin (13/1).

Rektor menuturkan kerja sama di bidang pendidikan,kedua belah pihak sepakat untuk mendidik calon dokter spesialis RS Mayapada di kampus UGM dan memberi kesempatan mahasiswa residen UGM untuk dididik di RS Mayapada. Sementara di bidang riset, baik UGM maupun RS Mayapada sepakat menjalin kerjasama pengembangan bahan medis seperti obat-obatan (clinical trial) dan stem cell. Sedangkan di bidang pengembangan gedung untuk riset, keduanya merencanakan adanya pengembangan riset akademik bersama yang meliputi pembangunan gedung riset Unit di RSA UGM, pengisian alat lab dan alat pendukung penelitian lainnya, pembentukan tim kolaborasi riset, dan pengembangan program riset bersama.
Dini Handayani, MARS, FISQUA, FIPC, Chief Medical Officer Mayapada Healthcare Group menyampaikan apresiasi atas beberapa rancangan kesepakatan yang akan dilakukan bersama UGM. “Terima kasih, dan sebagai kelanjutan dari kunjungan ini, Tim Strategic Mayapada akan segera berkunjung ke RSA, dan kita akan segera menandatangani piagam kerja sama secepatnya,” ucapnya.
Penulis : Agung Nugroho
Foto : Firsto
