Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM menjadi tuan rumah penyelenggara Populations-Activities-
Ketua panitia PARE Spring School 2026, Prof. Suherman Ph.D menyampaikan kegiatan summer school ini diikuti secara hybrid dengan peserta yang hadir daring dan luring di kampus UGM. “Dengan konsep hybrid, kegiatan PARE ini diharapkan membuka luas peluang partisipasi banyak peserta dari dalam maupun luar negeri, dan telah terbukti dengan jumlah peserta yang melewati angka 100,” kata Suherman, Kamis (19/2).
Ia menyebutkan sebanyak sebanyak 20 orang dari beberapa utusan perguruan tinggi dari UGM, IPB dan ITB serta dari luar yaitu Hokkaido University-Jepang, Kasetsart University dan Thammasat University dari Thailand. Sementara Peserta Online ada sekitar 110 mahasiswa dengan 40 diantaranya adalah mahasiswa asing dari berbagai negara serta 70 mahasiswa Indonesia dari berbagai kampus baik Indonesia maupun yang sedang studi di kampus luar negeri.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan selama dua pekan ini terdiri dari 13 sesi kuliah dengan 10 tamu professor asing dan tiga profesor Indonesia, serta aktivitas lapangan dengan mengambil sampling air ke Sungai Code dan studi ke pengolahan air limbah IPAL di Sewon Bantul dengan dipandu tenaga ahli dosen dan peneliti dari UGM dan dari luar negeri. “Dengan kunjungan lapangan, kita ingin peserta mengetahui dan peduli tentang persoalan kekinian yaitu terkait lingkungan yang terjadi di banyak negara termasuk Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Drs. Roto, M.Eng, Ph.D., mewakili Dekanat FMIPA menyampaikan harapannya agar aktivitas PARE Spring School yang berlangsung dua pekan ini tidak hanya menjadi ajang aktivitas akademik semata, namun juga menjadi wahana komunikasi dan pertukaran budaya serta pola pikir internasional dari peserta yang memiliki background sangat beragam. “Kita ingin mahasiswa kita menambah wawasan sekaligus jejaring internasional yang semakin luas,” katanya.
Penulis : Jelita Agustine
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Humas FMIPA
