Universitas Gadjah Mada melantik 12 pejabat baru di lingkungan universitas pada Rabu (8/4) di Balai Senat UGM. Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., dan dihadiri jajaran pimpinan universitas. Para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai unit kerja, mulai dari pejabat di tingkat Fakultas, Direktorat, hingga Rumah Sakit Pendidikan. Momentum ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi dalam menghadapi dinamika perubahan yang terus berkembang.
Dalam sambutannya pidato pengrahannya, Ova Emilia menegaskan bahwa jabatan manajerial merupakan amanah yang menuntut integritas, tanggung jawab, serta kemampuan menggerakkan tim secara efektif. Ia menyampaikan bahwa pemimpin perlu mampu menjembatani visi dan misi institusi dengan implementasi kebijakan yang berdampak nyata pada kinerja organisasi. Selain itu, pemahaman terhadap data, regulasi, serta kemampuan komunikasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan kerja yang semakin kompleks. “Menjadi pemimpin itu bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk membawa tim bergerak bersama mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional yang berorientasi pada perubahan positif dan inovatif dengan tetap menjaga nilai serta martabat institusi. Ia menyebut bahwa kekuatan organisasi terletak pada kolaborasi yang solid, bukan pada kompetisi internal antarindividu maupun unit kerja. Dalam konteks tersebut, konsolidasi dan harmonisasi tim menjadi fondasi penting dalam menjaga daya saing UGM di tengah perubahan lingkungan strategis. “Kekuatan organisasi terletak pada kerja sama yang solid untuk menggerakkan tim menuju visi bersama,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, pejabat yang dilantik turut mengucapkan sumpah jabatan dan pakta integritas sebagai komitmen menjalankan amanah secara profesional. Mereka menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi integritas, moralitas, serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas di lingkungan universitas. Selain itu, komitmen ini mendorong budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi di berbagai lini melalui kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif. Kehadiran pejabat baru menjadi energi tambahan dalam mendorong efektivitas program kerja di tingkat unit maupun universitas. Sinergi antarunit diharapkan semakin solid guna mendukung pencapaian visi UGM sebagai universitas berkelas dunia. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen UGM dalam menghadirkan tata kelola institusi yang unggul dan berkelanjutan.
Penulis: Triya Andriyani
Foto: Firsto
