Program Studi Magister Ilmu Tanah memberikan bekal kepada mahasiswa untuk menguasai teori secara mendalam, adaptif dan keterampilan mengembangkan IPTEKS melalui riset inter/multi disiplin dalam Ilmu: 1). Genesis-klasifikasi dan mikromorfologi tanah-tanah utama di indonesia, 2). Keilmuan Fisika dan Konservasi Tanah, 3). Keilmuan Kimia dan Kesuburan Tanah, 4). Keilmuan Biologi dan Biokimia Tanah. Ditunjang dengan fasilitas peralatan laboratorium yang canggih dan tersedia di departemen dan fakultas seperti : AAS, Flamefotometer, Spektrofotometer UV-VIS, Spektrofotometer Inframerah, HPLC, dan Gas Chromatography, Software untuk GIS, maupun yang tersedia di universitas seperti SEM, TEM, NMR dll, maka mahasiswa mampu melakukan penelitian interdisipliner dari level nanosphere hingga pedosphere. Menghadapi pertanian modern di Era Revolusi Industri 4.0 ini, mahasiswa dibekali dengan konsep dan kecakapan baik di lapangan maupun di laboratorium, sehingga mampu mendiagnosis dan berinovasi teknologi untuk mengatasi tanah-tanah bermasalah baik yang bersifat intrinsik (genesis) maupun dinamik (antropogenik). Disamping itu mahasiswa juga dibekali dengan kemampuan manajerial, komunikasi secara lisan maupun tulisan lewat publikasi karya ilmiah. Keunggulan lain prodi ini adalah adanya kerjasama dengan universitas di luar negeri untuk transfer kredit maupun penelitian, sehingga mahasiswa S2 Ilmu Tanah UGM mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri.

Lulusan Program Studi Magister Ilmu Tanah akan menyandang gelar Master of Science (M.Sc.) yang memiliki peranan strategis dalam pembangunan berkelanjutan (sustainable development) serta memiliki keunggulan kompetitif di pasar kerja multinasional. Kurikulum dirancang secara komprehensif dengan melibatkan stakeholder dari pemerintahan, akademisi, mitra industri, maupun mitra swasta untuk memastikan agar setiap lulusan kami siap menjembatani komunikasi strategis serta menangkap peluang kerja sama di berbagai sektor nasional maupun internasional. Keahlian di bidang ilmu tanah dibutuhkan dalam berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, kehutanan, perencanaan dan pengembangan wilayah, konservasi tanah, rehabilitasi lahan, perikanan, pertambangan, serta lembaga sertifikasi.

Keunggulan

  • Fasilitas Laboratorium: Program Studi Magister Ilmu Tanah didukung oleh tujuh laboratorium untuk kegiatan pendidikan dan penelitian, yaitu:

    • Laboratorium Tanah Umum
    • Laboratorium Pedologi
    • Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah
    • Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah
    • Laboratorium Pengelolaan Tanah
    • Laboratorium Agroklimatologi
    • Laboratorium Agrohidrologi

    Selain itu, mahasiswa juga dapat mengakses layanan laboratorium di AGLC (Agro Tropical Learning Center) serta Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu UGM.

  • Fasilitas Pendukung: Tersedia perpustakaan serta akses internet untuk menunjang proses belajar mahasiswa. Mahasiswa dapat mengeksplorasi kecanggihan teknologi seperti Sistem Informasi Geografis (SIG), pemetaan digital, hingga bioteknologi tanah. Fasilitas Agro Tropical Learning Center (AGLC) turut menunjang sarana pembelajaran dan penelitian mahasiswa Program Pascasarjana.
  • Program Pertukaran Pelajar: Program Studi Magister Ilmu Tanah menyelenggarakan pertukaran pelajar dengan Yamagata University sebagai bentuk kerja sama internasional berbasis riset.
  • Kerja Sama Instansi: Program Studi Magister Ilmu Tanah bekerja sama dengan berbagai lembaga penelitian, pemerintah, dan swasta seperti: Kementerian Pertanian, Kementerian Transmigrasi, BRMP, BRIN, BIG, PT Petrokimia Gresik, PT Sumitomo Indonesia, PT Cheil Jedang Indonesia, PT Southstar New Zealand, PT Great Giant Pineapple Co., Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Pusat Penelitian Kopi & Kakao, Pusat Penelitian Teh & Kina, Nuffic, PT Adaro Andalan Indonesia, PT Bukit Asam, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di bawah skema kerja sama penelitian maupun skema Pengabdian kepada Masyarakat.
  • Kerja Sama Penelitian: Program Studi Magister Ilmu Tanah menjalin kerja sama penelitian dengan Ghent University – Belgia, Liege Universite – Belgia, Universität für Bodenkultur Wien – Austria, Yamagata University – Japan, Hokkaido University – Japan, Kyoto University – Japan, The University of Sydney – Australia, National Taiwan University – Taiwan, dan University of the Philippines Los Baños – Phillipines.

Prospek Karier

Lulusan Program Studi Magister Ilmu Tanah memiliki spektrum karier yang sangat luas, mulai kementerian hingga industri pertanian dan perdagangan karbon. Dengan berbekal ilmu yang diperoleh dari Program Magister Ilmu Tanah diharapkan lulusannya dapat meniti karir menjadi seorang: 1). Soil Surveyor, Classifier and Land Suitability Evaluator, 2). Soil Fertility and Fertilizer Engineer (Perekayasa Kesuburan Tanah dan Pupuk), dan 3). Soil Management, and Site Restoration and Reclamation Evaluator. Lapangan kerja bagi lulusan Magister Ilmu Tanah secara rinci sebagai berikut:

  • Sektor Pemerintahan

    • Kementerian Pertanian: Menyusun kebijakan seperti ketahanan pangan, litbang sumberdaya lahan, penyuluh pertanian dan perencanaan dan pengembangan wilayah pertanian.
    • Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Menyusun kebijakan rehabilitasi lahan kritis, pemetaan tutupan lahan, dan konservasi tanah
  • Sektor Swasta: Perkebunan & Pertambangan

    • Industri Perkebunan: Melakukan pengambilan keputusan budidaya tanaman dan pengelolaan lahan, menentukan dosis pemupukan yang presisi dan mengelola kesehatan tanah jangka panjang.
    • Perusahaan Pertambangan: Mengkaji Reklamasi & Rehabilitasi Pascatambang.
    • Industri Pupuk & Pestisida: Menguji efektivitas produk di berbagai jenis tanah.
  • Konsultasi & Layanan Profesional

    • Konsultan Lingkungan: Menyusun dokumen AMDAL, khususnya terkait dampak pembangunan terhadap kualitas tanah dan air tanah.
    • Surveyor Pemetaan Lahan: Menyusun peta kesesuaian berbasis GIS dan penginderaan jauh.
    • Laboratorium Analisis Tanah: pengelola dan analis di laboratorium pemerintah dan industri swasta yang melayani uji sampel tanah dan tanaman.
  • Akademisi dan Peneliti

    • Dosen dan Peneliti: Mengajar dan melakukan riset di universitas dan badan litbang.
  • Wirausaha dan Praktisi

    • Membangun bisnis produksi pupuk, pupuk hayati, dan biostimulan
    • Precision Agriculture Specialist: Mengintegrasikan sensor tanah, IoT, dan algoritma untuk efisiensi input pertanian.
    • Startup Agrotech: tim pengembang alat sensor tanah mandiri atau aplikasi pemupukan berbasis data.

Akreditasi

Program studi Magister Ilmu Tanah telah terakreditasi dengan Akreditasi Unggul (BAN-PT).

Pusat Bantuan Krisis

Jaga Integritas Gadjah Mada

(Berikan masukan, aspirasi, dan laporkan pelanggaran yang terjadi demi UGM yang berintegritas)

Please contact us for any problem with SIMASTER

(Direktorat Teknologi Informasi Directorate of Information Technology )

*Hari Senin-Jumat, 07.00 – 16.00

Call this number for any emergencies

(Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan Office of Workplace and Environmental Security and Safety and Emergencies)

Skip to content