Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melaksanakan kunjungan industri ke kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, pada 27–29 April 2026 lalu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Teknik UGM dengan CNGR Advanced Material Co., Ltd., yang membuka peluang kerja sama lebih erat antara dunia akademik dan industri.
Dekan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc, Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan kegiatan ini dilatarbelakangi terkait kesepakatan bantuan alat lab dari CNGR ke UGM, yang kemudian turut dibicarakan peluang-peluang kerja sama magang bagi mahasiswa. Dalam pertemuan, kata Selo, CNGR siap memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa program sarjana maupun magister dan menyediakan beasiswa untuk mahasiswa S3 yang penelitiannya dikaitkan dengan persoalan yang ada di CNGR. “Jadi, nanti mahasiswanya akan terlibat di research and development di CNGR dengan full beasiswanya,” kata Selo dalam wawancara Selasa (12/5).
Selo menerangkan melalui program magang ini, mahasiswa memiliki peluang yang besar untuk bekerja di perusahaan pengolahan nikel di bawah PT CNGR. Sebab, kebutuhan lulusan sarjana sebagai pegawai di perusahaan tersebut sangat besar. “Mereka akan terus membutuhkan tenaga kerja, sehingga mahasiswa yang magang di sana itu kalau kinerjanya baik, peluang untuk bisa langsung lanjut di sana akan sangat besar,” terangnya.
Dari hasil kunjungan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis di industri, sekaligus memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. “Kita tentu menginginkan bahwa mahasiswa yang lulus dari fakultas teknik in bisa langsung bekerja di bidang-bidang yang dibutuhkan di sana, sehingga magang ini menjadi satu sarana yang sangat baik,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar kunjungan, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring akademik-industri, memperkuat diplomasi pendidikan tinggi, dan meneguhkan komitmen Fakultas Teknik UGM dalam mendukung pembangunan industri berkelanjutan di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan Fakultas Teknik bersama tim peneliti berkesempatan mengunjungi pabrik pengolahan nikel di bawah PT CNGR, termasuk PT Zhong Tsing New Energy (ZTEN) dan PT CNGR Ding Xing New Energy (CDNE).Di sela kunjungan tersebut, tim peneliti Fakultas Teknik di bidang mineral dan metalurgi yang diwakili oleh Dosen Teknik Kimia UGM, Prof. Ir. Indra Perdana, S.T., MT., Ph.D., menunjukkan antusiasme terhadap proses research and development dengan harapan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam proses perkuliahan di Fakultas Teknik. Selain itu, rombongan Fakultas Teknik juga mengunjungi PT Huayue Nickel Cobalt, serta berbagai fasilitas utama di kawasan IMIP, mulai dari pabrik pengolahan nikel hingga fasilitas jetty logistik perkapalan.
Seperti diketahui, Fakultas Teknik dan CNGR Indonesia membuka peluang kolaborasi dalam bidang riset, pengembangan teknologi, serta program magang mahasiswa. Kolaborasi dan kerja sama akademik dan penelitian dapat terus terjalin terutama bidang mineral dan metalurgi. Selo menegaskan kerja sama ini merupakan suatu kesempatan yang baik bagi FT UGM untuk bergabung ke dalam research and development perusahaan yang bergerak di dalam industri terutama nikel dan produk-produk turunannya. “Kerja sama ini sejalan dengan rencana pemerintah terkait hilirisasi produk nikel. adi potensinya sangat besar karena kita terlibat langsung dalam research development perusahaan,” jelasnya.
Penulis : Fatihah Salwa Rasyid dan Rina Satriani/Humas FT UGM
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. FT UGM
