Guru Besar Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Tjut Sugandawaty Djohan, M.Sc., berpulang pada hari Selasa, 13 Oktober 2026 sekitar pukul 16.30. Almarhumah dimakamkan pada hari Rabu, 14 Oktober 2026 di Pemakaman Keluarga UGM Sawitsari setelah sebelumnya disemayamkan di Balairung UGM untuk mendapatkan penghormatan terakhir dari Keluarga Besar UGM.
Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset dan Sumber Daya Manusia Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc., menyampaikan bahwa Prof. Djohan telah banyak berdedikasi bagi Fakultas Biologi UGM. Almarhumah pernah menjabat sebagai Kepala Laboratorium Teknologi dan Konservasi. Almarhumah juga telah mendapatkan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun, 20 Tahun, dan 30 Tahun. “Mudah-mudahan apa yang telah diberikan almarhumah menjadi amal ibadah dan catatan amalan ibadah bagi beliau. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu bekal beliau untuk menjadi amal jariah,” ujarnya.
Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., yang mewakili pimpinan serta keluarga besar universitas turut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Prof. Djohan. Ia mengenang almarhumah sebagai pakar ekologi atas dedikasinya kepada ilmu lingkungan, konservasi dan perubahan. Penelitian dan kepakarannya berfokus pada bidang wetland ecology, conservation biology, plant ecology, limnology, dan marine ecology.
Selain itu, almarhumah juga aktif menyuarakan kepedulian terhadap laju deforestasi di Indonesia. Khususnya dampak pembukaan lahan untuk perkebunan tanah kelapa sawit di Sumatera dan Pulau Jawa. Serta mendesak pemenuhan oleh fungsi kawasan, hutan, hidup serta konservasi. “Dedikasi ilmu, keteladanan serta kecintaan beliau pada alam dan ilmu pengetahuan akan senantiasa hidup dan menjadi amal jariyah yang tak terputus serta menjadi pembuka jalan bagi pengembangan ilmu pengetahuan di masa depan,” ucap Panut.
Panut mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang mulia di Tuhan Yang Maha Esa, diterima semua amal ibadahnya, dan diampuni semua dosa-dosanya,” pungkasnya.
Penulis/Foto : Jesi
Editor : Gusti Grehenson
