Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan Universitas Gadjah Mada didirikan berdasarkan Surat Keputusan Rektor UGM Nomor 1718/UN1.P/SK/HUKOR/2017. Saat ini, program studi telah memperoleh akreditasi Unggul dari BAN-PT serta akreditasi internasional dari ASIIN. Fokus pembelajaran diarahkan pada kajian geografi lingkungan dalam konsorsium Ilmu Kebumian dengan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 yang mencakup aspek kewilayahan, sosial-ekonomi, sumber daya, penggunaan lahan, dan lingkungan.
Program studi ini memadukan kajian geografi fisik, geografi manusia, dan ilmu lingkungan untuk memahami serta memecahkan berbagai persoalan terkait ruang, sumber daya, kependudukan, hidrologi, iklim, geomorfologi, dan mitigasi bencana. Kurikulum dirancang berbasis capaian pembelajaran dan diperkuat melalui metode Project-Based Learning dan Case-Based Learning. Proses pembelajaran juga didukung oleh berbagai kegiatan kolaboratif bersama mitra pemerintah, industri, dan lembaga riset, seperti ATR/BPN, KLHK, BIG, Bappeda, DLH, dan BKKBN.
Lulusan program studi ini memperoleh gelar Sarjana Sains (S.Si.) untuk program reguler dan Bachelor of Science with Honors (B.Sc.) untuk program International Undergraduate Program (IUP). Lulusan dibekali kompetensi analitis, spasial, dan aplikatif yang mendukung karier di bidang perencanaan wilayah, pengelolaan lingkungan, kebencanaan, kependudukan, penelitian, maupun konsultansi.
Keunggulan Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan didukung oleh tiga laboratorium utama yang merepresentasikan kekuatan kajian lingkungan secara terpadu, yaitu Laboratorium Hidrologi dan Klimatologi Lingkungan, Laboratorium Geomorfologi Lingkungan dan Mitigasi Bencana, serta Laboratorium Kependudukan dan Sumber Daya Ekonomi. Pengalaman belajar mahasiswa juga diperluas melalui jejaring kerja sama yang kuat dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan program magang.
Dalam tiga tahun terakhir, ekosistem akademik program studi didukung oleh puluhan kerja sama strategis, ratusan publikasi ilmiah dosen, serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep dan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pemecahan berbagai permasalahan lingkungan dan kewilayahan.
Lulusan Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan UGM dipersiapkan sebagai analis sumber daya wilayah dan lingkungan yang memiliki kompetensi dalam survei, pemetaan, analisis sumber daya wilayah, sumber daya ekonomi, dan lingkungan. Kurikulum yang memadukan teori, praktikum, dan kuliah lapangan membuka peluang karier di sektor pemerintahan, konsultan, lembaga riset, industri, maupun organisasi pembangunan. Sebagian besar lulusan memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari enam bulan setelah lulus, dengan pendapatan awal di atas upah minimum regional (UMR) setempat. Selain itu, pengguna lulusan memberikan penilaian sangat baik terhadap kompetensi lulusan, khususnya pada aspek keilmuan, teknologi informasi, komunikasi, etika, dan kerja sama.
Beberapa pilihan karier yang relevan bagi lulusan antara lain:
Nasional
Terakreditasi Unggul LAMSAMA, berlaku 2024–2029.
Internasional
ASIIN Seal untuk Environmental Geography, berlaku 1 Oktober 2024–30 September 2031, setara dengan Level 6 European Qualifications Framework for Lifelong Learning (EQF-LLL).
Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan UGM menawarkan berbagai mata kuliah unggulan yang dikelompokkan ke dalam beberapa tema keilmuan utama. Setiap kelompok mata kuliah didukung oleh laboratorium dan kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kemampuan analitis, aplikatif, dan pemecahan masalah lingkungan secara komprehensif.
Hidrologi, Klimatologi, dan Risiko Hidrometeorologi
Kelompok mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai dinamika sumber daya air, iklim, cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, serta isu perubahan iklim. Penguatan kompetensi pada bidang ini didukung oleh Laboratorium Hidrologi dan Klimatologi Lingkungan, sehingga mahasiswa memiliki kemampuan untuk menganalisis berbagai permasalahan sumber daya air dan risiko hidrometeorologi.
Geomorfologi Lingkungan dan Mitigasi Bencana
Kelompok mata kuliah ini mempersiapkan mahasiswa untuk memahami bentuk lahan, proses geomorfologi, degradasi lingkungan, kerentanan wilayah, dan mitigasi bencana. Bidang ini didukung oleh Laboratorium Geomorfologi Lingkungan dan Mitigasi Bencana yang menjadi salah satu keunggulan program studi dalam kajian kebencanaan dan pengelolaan lingkungan.
Kependudukan, Sumber Daya Ekonomi, dan Pembangunan Wilayah
Kelompok mata kuliah ini mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dinamika penduduk, mobilitas, kondisi sosial-ekonomi, distribusi sumber daya, serta pembangunan wilayah. Penguatan bidang ini didukung oleh Laboratorium Kependudukan dan Sumber Daya Ekonomi, sehingga mahasiswa mampu memahami persoalan lingkungan dari perspektif fisik, sosial, dan ekonomi secara terpadu.
Praktikum dan Kuliah Kerja Lapangan
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa mengikuti berbagai kegiatan praktikum, praktikum lapangan, dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) sebagai bagian dari kurikulum wajib. Kegiatan lapangan umumnya dilaksanakan setiap tahun pada akhir semester genap untuk melatih kemampuan observasi, survei, analisis data, serta pemecahan masalah lingkungan secara langsung pada wilayah kajian.
Jaga Integritas Gadjah Mada
(Berikan masukan, aspirasi, dan laporkan pelanggaran yang terjadi demi UGM yang berintegritas)
Please contact us for any problem with SIMASTER
(Direktorat Teknologi Informasi Directorate of Information Technology )
*Hari Senin-Jumat, 07.00 – 16.00
Call this number for any emergencies
(Kantor Keamanan, Keselamatan Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan Office of Workplace and Environmental Security and Safety and Emergencies)