UKM Catur Universitas Gadjah Mada menorehkan prestasi membanggakan dalam Turnamen Catur Piala Ketua STIK Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri pada 22-23 Agustus 2026. Turnamen catur mahasiswa tingkat nasional ini bertempat di Gedung Bhakti Dharma Waspada STIK, Jakarta, dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ajang ini melibatkan partisipasi dari 17 tim yang berasal dari perguruan tinggi negeri, swasta, maupun kedinasan dari berbagai wilayah di Indonesia, menjadikannya kompetisi catur mahasiswa yang representatif dan kompetitif di tingkat nasional. Kontingen UKM Catur UGM yang terdiri dari empat mahasiswa berhasil meraih total tiga penghargaan, yakni Juara 2 kategori beregu perguruan tinggi, Juara 6 kategori perorangan, dan Juara 8 kategori perorangan.
Gelar Juara 2 Beregu Perguruan Tinggi diraih oleh Muhammad Aditya Farhan (Sekolah Vokasi 2022), Vaio Alfitrah Hazaraqi (Ekonomika dan Bisnis 2023), Michael Anggit Prasaja (Sekolah Vokasi 2023), dan Muhammad Haidar Daffa (Geografi 2024). Keempat pemain ini tampil solid sepanjang turnamen dan berhasil mengalahkan tim-tim dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, termasuk menempatkan diri di atas tim-tim kedinasan yang turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Hasil akhir menempatkan kontingen UGM di peringkat kedua dalam klasemen beregu, tepat di bawah Universitas Brawijaya yang meraih juara pertama.
Meskipun kompetisi ini diinformasikan secara mendadak kepada anggota tim Catur UGM, yaitu satu hari sebelum keberangkatan tim ke Jakarta, akan tetapi Aditya Farhan dan kawan-kawan berhasil membuktikan bahwa UGM memiliki kekuatan di kancah catur mahasiswa nasional. Ketua UKM Catur UGM, Muhammad Haidar Daffa, mengaku tidak ada persiapan khusus untuk kompetisi ini, sebab waktunya sangat mepet. “Meskipun mepet, pada hari-hari biasa kami memang sudah rutin melakukan latihan,” terangnya pada Selasa (1/9).
Keberhasilan tidak hanya berhenti di kategori beregu. Dua pemain UGM juga berhasil mencatatkan diri dalam daftar peringkat atas kategori perorangan yang mempertemukan seluruh pemain dari 17 tim peserta. Michael Anggit Prasaja meraih Juara 6 perorangan dengan total poin 5,5 dari 7 ronde pertandingan yang diselenggarakan dengan sistem Swiss dan format Rapid dengan waktu berpikir 15 menit ditambah 3 detik per langkah. Vaio Alfitrah Hazaraqi menyusul di posisi Juara 8 perorangan dengan total poin 5, melengkapi representasi UGM di jajaran papan atas klasemen perorangan. “Pencapaian keduanya di kategori perorangan memperlihatkan bahwa kekuatan kontingen UGM bukan semata bergantung pada kerja sama tim, tetapi juga ditopang oleh kemampuan individual yang mumpuni dari masing-masing pemainnya,” jelasnya.
Capaian tiga penghargaan sekaligus dalam Turnamen Catur Ketua STIK Cup 2026 menjadi bukti nyata perkembangan kualitas UKM Catur UGM di kompetisi catur mahasiswa tingkat nasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota UKM Catur UGM untuk terus meningkatkan kemampuan, memperdalam pemahaman strategis permainan catur, dan tampil lebih baik lagi di berbagai kejuaraan penting yang akan datang.
Dengan semangat yang terus terjaga dan program latihan yang semakin berkembang, UKM Catur UGM berkomitmen untuk terus mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada di berbagai ajang kompetisi catur, baik di tingkat nasional maupun internasional. “UKM Catur UGM diharapkan mampu melakukan kegiatan positif, menoreh prestasi di berbagai perlombaan nasional maupun internasional, serta menjaga proses regenerasi agar selalu ada penerus yang melanjutkan,” pungkas Daffa.
Penulis : Fatihah Salwa Rasyid
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. UKM Catur
