Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) UGM melaksanakan kegiatan tali asih dan penyerahan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dosen dan tenaga pendidik UGM yang memasuki masa purnabakti. Kegiatan rutin yang dilaksanakan pada Selasa (21/7) di Kantor Pusat Korpagama B6 Bulaksumur ini, memberikan penghargaan kepada 14 pegawai yang memasuki masa pensiun pada bulan Juli 2026.
Ketua umum Korpagama, Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU. atau yang akrab disapa dengan Ipik, menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini ditujukan kepada seluruh pegawai UGM, baik ASN maupun pegawai yang diangkat dengan SK Rektor. Bentuk apresiasi berupa piagam dan dana tali asih dari Korpagama diberikan kepada mereka yang telah mencapai masa pensiun. Namun, jika terjadi musibah seperti meninggal dunia saat masih aktif, penghargaan tersebut tetap diberikan kepada pihak keluarganya. “Tidak ada minimal waktu masa kerja tertentu, secara otomatis seluruh anggota Korpagama UGM berhak mendapatkan piagam penghargaan serta dana wali asih,” terangnya.
Lebih lanjut, Ipik menerangkan bahwa kegiatan ini penting dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada pegawai UGM yang telah mengabdi bertahun-tahun di UGM. “Bapak dan Ibu yang purna tugas ini kan sudah mengabdi cukup lama, bahkan mungkin ada yang sudah 40 tahun mengabdi di UGM dan waktu yang terbanyak diluangkan untuk UGM. Sehingga perlu diberikan apresiasi untuk pengabdian,” jelasnya. Mereka telah meluangkan waktu untuk mengajar, penelitian, maupun mensupport kegiatan tridarma. Forum ini tak hanya menjadi wadah untuk memberikan apresiasi, tetapi turut sebagai ruang silaturahmi dengan para purna tugas.
Dari ke-14 pegawai tersebut, terdapat Profesor Fakultas Teknik UGM sekaligus mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch., Ph.D. Dalam pidato sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukurnya telah menyelesaikan masa baktinya di UGM. Baginya UGM adalah rumah intelektual sekaligus “Kawah Candradimuka” yang telah memberikan beragam pilihan aktivitas dan ilmu bermanfaat. “Tidak saja ilmu, interaksi dengan mahasiswa dan berbagai macam kegiatan, dan kesempatan dalam berdinamika di UGM ini membawa berkah yang perlu kita sukai bersama,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Wiendu berharap agar para pegawai yang akan purna selalu diberikan kesehatan, semangat yang tak berkurang sehingga dapat menyongsong hari demi hari, memiliki banyak waktu untuk keluarga dan hobi, serta tetap produktif dan senantiasa dapat bersilaturahmi satu sama lain walau sudah tidak lagi bekerja di UGM. “Mudah-mudahan nanti ketika purna tugas, kita tetap produktif, tetap bisa bersilaturahmi dan bekerjasama dengan satu sama lain untuk hal yang positif,” pungkasnya.
Penulis/Foto : Fatihah Salwa Rasyid
Editor : Gusti Grehenson
