Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Gadjah Mada menggelar Temu Alumni dalam rangka rangkaian Lustrum XVI dan Dies Natalis ke-80, Minggu (20/9) di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian UGM. Mengusung tema “Mewujudkan Sinergi Kolaborasi Alumni dan Almamater Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ruang bagi alumni lintas angkatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kontribusi bagi mahasiswa dan fakultas. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya peluncuran buku inspiratif alumni, penyerahan beasiswa, dan pertunjukan kesenian.
Ketua Umum KAGAMA Pertanian, Mahmudi, S.P., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para alumni yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan serta mendukung keberlanjutan program beasiswa bagi mahasiswa. Menurutnya, keberadaan alumni diharapkan tidak hanya mempererat hubungan dengan almamater saja, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan fakultas. “Keberadaan alumni KAGAMA Pertanian ini akan terus bisa memberi warna, memberi arti, sekaligus semangat selain bagi adik-adik mahasiswa dan tentunya bagi kemajuan fakultas,” jelasnya.
Ia menuturkan, salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui penghimpunan dana beasiswa. Hingga pelaksanaan temu alumni, total dana beasiswa yang terkumpul dari para donatur alumni mencapai Rp1,366 miliar. “Saya berharap, kolaborasi yang telah dibangun dapat terus diperkuat sehingga keberadaan KAGAMA Pertanian memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa maupun fakultas,” tuturnya.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Faperta UGM, Prof. Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis bagi kedua pihak. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi alumni dan fakultas untuk saling bersinergi, baik dalam mendukung pengembangan fakultas maupun mendorong perkembangan karier alumni. “Fakultas memiliki berbagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan alumni, hal ini meliputi penyelenggaraan seminar dan diskusi, pendampingan dalam menyiapkan dokumen atau paper, hingga membuka ruang bagi alumni untuk memperkenalkan gagasan maupun kiprahnya kepada publik,” terangnya.
Selain penguatan jejaring, temu alumni juga menjadi momentum peluncuran buku inspiratif alumni Faperta UGM. Buku tersebut memuat pengalaman, perjalanan, serta kisah para alumni yang diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa. Pada tahap awal, penyusunan buku telah melibatkan wawancara dengan lebih dari 40 alumni dan selanjutnya ditargetkan berkembang hingga mencakup 100 alumni. “Dokumentasi pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkenalkan beragam perjalanan alumni sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pilihan dan tantangan dalam perjalanan karier setelah menyelesaikan pendidikan,” tuturnya.
Sekretaris Jenderal KAGAMA Pertanian, Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., menuturkan bahwa alumni menjadi salah satu pilar penting untuk mendukung perkembangan almamater sekaligus memberikan kontribusi bagi mahasiswa, masyarakat, dan negara. Perkembangan kiprah alumni juga dinilai menjadi hal yang membanggakan serta membuka peluang penguatan sinergi dengan sivitas akademika. Ia berharap kedepannya, kolaborasi dan sinergi antara alumni dengan sivitas akademika dapat terus diperkuat. “Mudah-mudahan kedepannya kita bisa berkolaborasi dan bersinergi yang lebih baik antara alumni dengan sivitas akademika,” ucapnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Dana Abadi Beasiswa KAGAMA Pertanian oleh perwakilan alumni kepada enam mahasiswa penerima bantuan beasiswa. Salah satu penerima beasiswa, Ayudya Martha, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KAGAMA Pertanian atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, beasiswa tersebut tidak hanya membantu mendukung kebutuhan pendidikan, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan semangat belajar. “Semoga beasiswa ini dapat memberikan dampak yang besar, sekaligus menambah semangat kami untuk belajar lebih giat lagi,” pungkasnya.
Penulis : Cyntia Noviana
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Jesi
