Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan University of Dundee (UoD), Inggris Raya, untuk mengembangkan program percepatan pendidikan 3+1+1 (Fast Track) serta program Magister Gelar Ganda. Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani di Jakarta pada 14 Oktober 2026 lalu, mencakup bidang Farmasi, Farmakologi, Ilmu Biomedis, serta Ilmu Biomedis dan Molekuler. Kerja sama ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh gelar dari kedua universitas dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di Inggris.
Penandatangan piagam kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Kemitraan dan Relasi Global, Prof. Dr. apt. Puji Astuti, M.Sc., bersama Dekan Fakultas Biologi, Prof. Dr. Eko Agus Suyono, dan Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Dr. apt. Abdul Rohman. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh pimpinan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan perwakilan British Council.
Program 3+1+1 menjadi program percepatan pendidikan pertama yang dikembangkan UGM bersama mitra luar negeri. University of Dundee juga menjadi universitas pertama di Inggris yang menerapkan program tersebut bersama UGM. Melalui skema 3+1+1, mahasiswa berkesempatan memperoleh dua gelar sarjana, masing-masing dari UGM dan University of Dundee, dalam empat tahun. Setelah itu, mahasiswa dapat melanjutkan studi magister di University of Dundee pada tahun kelima. Program ini juga menyediakan pilihan Magister Gelar Ganda 1+1 yang memungkinkan mahasiswa memperoleh gelar magister dari UGM dan University of Dundee.
Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Puji Astuti, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi tahap baru dalam kemitraan kedua universitas yang secara resmi dimulai pada 2024. Peluang pengembangan program juga terbuka bagi fakultas lain di UGM.“Setelah Fakultas Farmasi, Fakultas Biologi dan Fakultas Teknik UGM juga siap melanjutkan pembahasan dengan UoD mengenai jalur 3+1+1,” ungkap Puji dalam keterangan yang dikirim Jumat (16/10).
Dukungan terhadap program ini turut disampaikan LPDP. Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menyatakan bahwa program percepatan pendidikan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global sekaligus memperluas keterlibatan institusi pendidikan di Indonesia. “Jalur percepatan pendidikan ini merupakan program unggulan LPDP untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global sekaligus mendukung keberagaman institusi pendidikan di Indonesia,” ujar Yon Arsal.
Dari pihak University of Dundee, Wakil Kepala Universitas untuk Keterlibatan Global dan Calon Mahasiswa (Vice-Principal for Global Engagement and Future Students), Prof. Kim Dale, mengapresiasi dukungan LPDP terhadap kolaborasi dengan UGM. Ia berharap model kerja sama tersebut dapat dikembangkan bersama perguruan tinggi lain di Indonesia.
Perwakilan British Council, Summer Xia, yang menjabat sebagai Direktur Negara untuk Indonesia sekaligus Direktur untuk Asia Tenggara, turut menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program percepatan pendidikan ini menjadi langkah untuk memperkuat kemitraan pendidikan antara Inggris dan Indonesia.
Ke depan, kerja sama UGM dan University of Dundee direncanakan berkembang ke bidang studi lain. Pemetaan kurikulum dan penyusunan perjanjian untuk jalur 3+1+1 di bidang Biologi dan Teknik Biomedis sedang berlangsung. Pembahasan program Magister Gelar Ganda 1+1 di bidang Ilmu Biomedis bersama Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM juga akan dilakukan. Selain itu, kedua pihak mulai menjajaki kemungkinan pembukaan jalur pendidikan serupa di bidang Kedokteran Gigi.
University of Dundee juga telah memetakan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang berpotensi menjadi mitra dalam pengembangan program tersebut. Untuk bidang Farmasi, calon mitra yang dipetakan meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB) dan IL3. Sementara itu, untuk bidang Biologi, perguruan tinggi yang masuk dalam pemetaan meliputi Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Nusa Cendana (Undana), ITB, dan Universitas Airlangga (Unair).
UGM dan University of Dundee mengundang calon mahasiswa untuk mendaftar pada program 3+1+1 di bidang Farmasi, Farmakologi, dan Ilmu Biomedis, serta program Magister Gelar Ganda 1+1 di bidang Ilmu Biomedis dan Molekuler. Kedua universitas akan meningkatkan sosialisasi program kepada sekolah, mahasiswa aktif, orang tua, dan institusi mitra agar informasi mengenai kesempatan ini dapat menjangkau lebih banyak calon mahasiswa di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, jadwal penerimaan, dan proses pendaftaran akan tersedia melalui situs Penerimaan Mahasiswa Baru UGM.
Penulis : Adinda Putri Rahma
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. DKRG
