Universitas Gadjah Mada kembali membuka kesempatan bagi calon tenaga kesehatan profesional melalui jalur International Undergraduate Program (IUP). Program ini dibuka untuk calon mahasiswa baru yang berminat melanjutkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK), Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), dan Fakultas Farmasi. Program IUP memiliki sejumlah keunggulan dalam mencetak tenaga kesehatan baru dalam skala internasional melalui kurikulum-kurikulum modern.
Perlu diketahui, untuk kuota jumlah calon mahasiswa yang diterima lewat jalur IUP ini sebanyak 1.114 calon mahasiswa untuk 29 program studi. Mekanisme penerimaan calon mahasiswa baru lewat jalur ini akan dibagi menjadi 3 gelombang. Saat ini, pendaftaraan gelombang 2 akan ditutup pada 28 Februari mendatang. Sedangkan tes dilaksanakan pada 7-9 Mei secara online.
Kepala Program Studi Kedokteran FK-KMK, Prof. dr. Eggi Arguni, M.Sc., Ph.D., Sp.A(K) mengungkapkan bahwa IUP FK-KMK menawarkan kurikulum yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan humanis. Sistem pembelajaran juga telah menggunakan problem-based learning sehingga mahasiswa dapat menciptakan pengalaman belajar mendalam melalui penyelesaian masalah yang optimal. “Mahasiswa IUP dari FKKMK nantinya berkesempatan mengambil mata kuliah pilihan di perguruan tinggi luar negeri,” kata Eggi, Minggu (26/4).
Ia juga turut mengingatkan bahwa persyaratan khusus bagi pendaftar adalah tidak buta warna. “Baca betul-betul syarat pendaftaran dan sesuaikan dengan yang diminta supaya bisa diverifikasi untuk tahapan selanjutnya,” pesan Eggi.
Eggi juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan ketelitian terkait jadwal serta tempat ujian. Untuk kelas internasional, bahasa pengantar yang diupayakan adalah bahasa Inggris.
Sebagai program yang tergolong baru, IUP FKG UGM baru berjalan sejak tahun 2025. Kepala program studi Kedokteran Gigi, drg. Aryan Morita, M.Kes., PhD, Sp.BM(K) menjelaskan bahwa keunggulan utama program IUP di FKG adalah mahasiswa dapat menentukan sendiri pengalaman internasionalnya dengan pergi ke universitas mitra. Interaksi pembelajaran pun dirancang lebih intensif. “Kita bersyukur, pada gelombang 1 dan 2, antusiasme calon pendaftar sudah terlihat tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Program IUP Program Sarjana Program Studi Farmasi, Adhyatmika, S.Farm., M.Sc., Ph.D., Apt., memaparkan bahwa seluruh pembelajaran di kelas bagi IUP Fakultas Farmasi disampaikan juga dalam bahasa Inggris. Mahasiswa IUP Farmasi berkesempatan mengikuti kompetisi internasional dan program international conference yang kebetulan akan digelar pada tahun 2026. Adhyatmika menyarankan agar calon pendaftar percaya diri dan yakin akan pilihannya. “Kalau bisa visinya mendaftar sudah jelas, jadi kalau sudah diterima bisa benar-benar dijalani, ” pungkasnya.
Dengan reputasi UGM yang sudah lama dikenal unggul di kancah nasional maupun internasional, pembukaan pendaftaran IUP klaster kesehatan ini menjadi peluang emas bagi calon mahasiswa. Informasi lengkap mengenai jadwal, persyaratan, biaya, dan prosedur seleksi dapat diakses langsung di laman resmi UGM (https://admissions.ugm.ac.id/
Penulis : Diyana Khairunnisa
Editor : Gusti Grehenson
