Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menghadirkan inovasi pendidikan melalui pembukaan Kelas Profesional MKM. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan pascasarjana bagi para profesional dan pekerja yang ingin meningkatkan kompetensi di bidang kesehatan masyarakat tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan mereka.
Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, dr. Riris Andono Ahmad, MPH, PhD, menjelaskan bahwa dalam pembukaan perdana ini, Kelas Profesional MKM membuka delapan peminatan, yaitu Epidemiologi, One Health, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Gizi Kesehatan, International Health, Kesehatan Ibu dan Anak–Kesehatan Reproduksi, serta Perilaku dan Promosi Kesehatan. “Kehadiran berbagai peminatan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja terhadap tenaga kesehatan masyarakat yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan tantangan kesehatan global saat ini,”ujarnya, Jumat (5/6).
Meskipun dirancang untuk kalangan profesional, Kelas Profesional MKM tetap menghadirkan pengalaman akademik yang tidak kalah dengan kelas reguler. Mahasiswa tetap akan memperoleh pengalaman pembelajaran yang komprehensif, mulai dari perkuliahan interaktif hingga pelaksanaan magang sesuai dengan ketentuan masing-masing peminatan. “Program ini juga tetap menekankan penguatan kompetensi praktis dan akademik agar lulusan mampu berkontribusi secara nyata di masyarakat maupun di dunia kerja,” jelasnya.
Berbeda dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kelas online penuh, Kelas Profesional MKM menerapkan metode blended learning yang terintegrasi. Mahasiswa akan tetap mengikuti pembelajaran secara langsung bersama dosen maupun praktisi melalui pertemuan daring interaktif menggunakan Zoom Meeting atau media serupa. “Pendekatan ini memungkinkan proses diskusi berjalan lebih aktif, personal, dan aplikatif sesuai kebutuhan para profesional,” terangnya.
Selain itu, setiap mahasiswa dan profesional juga akan mendapatkan pendampingan dan mentoring intensif dari dosen-dosen berpengalaman di bidang kesehatan masyarakat. Para pengajar ini tidak hanya berasal dari kalangan akademisi, tetapi juga dari praktisi yang memiliki pengalaman luas dalam berbagai isu kesehatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional. Pendekatan mentoring ini diharapkan mampu membantu mahasiswa mengembangkan kapasitas akademik sekaligus profesional secara lebih optimal.
Kelas Profesional MKM ini diharapkan menjadi wadah pengembangan diri bagi para pekerja dan profesional yang telah memiliki pengalaman relevan di bidang kesehatan masyarakat maupun sektor terkait. “Dengan fleksibilitas pembelajaran dan kualitas akademik yang tetap terjaga, program ini menjadi alternatif pendidikan pascasarjana yang responsif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Riris.
Penulis : Leony
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. MKM FK-KMK
