Sebanyak 99 siswa dari SMK N 1 Bintuni, Papua Barat, mengikuti pelatihan literasi kesehatan keuangan dan pengembangan karakter di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada yang akan berlangsung dari 2 Juli sampai 31 Juli mendatang. Kegiatan kolaborasi UGM dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi dunia kerja.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni FEB UGM, Gumilang Aryo Sahadewo, Ph.D., menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun ketiga kolaborasi antara FEB UGM dan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Peningkatan jumlah peserta setiap tahunnya menunjukkan komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang berkualitas.
Ia menjelaskan bahwa FEB UGM terus menghadirkan berbagai inovasi dalam pembelajaran, salah satunya melalui pengembangan Sistem Digital Edukasi Akuntansi (SIDEK), sebuah platform pembelajaran digital yang dirancang untuk membantu proses belajar akuntansi menjadi lebih interaktif dan mudah diakses.
Selain memperoleh materi literasi keuangan dan akuntansi, Gumilang berharap para siswa juga dapat menjadikan pengalaman tinggal sementara di Yogyakarta sebagai proses pembelajaran yang berharga. “Jadikan Yogyakarta sebagai laboratorium kehidupan. Kami berharap setelah kembali ke Teluk Bintuni, kalian pulang bukan hanya membawa pengetahuan, tetapi juga membawa perubahan karakter, semangat belajar, serta kesiapan menjadi pemimpin masa depan,” harapnya.
Dr. Henry D. Kapuangan, selaku Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni mengatakan kesempatan belajar di FEB UGM merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Teluk Bintuni. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berkembang sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di daerah. “Perjalanan yang ditempuh anak-anak dari Bintuni menuju Yogyakarta bukanlah perjalanan yang singkat. Karena itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.
Ia berharap kerja sama ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya pendidikan vokasi, sehingga mampu meningkatkan kompetensi lulusan agar siap memasuki dunia kerja. Melalui pelatihan tersebut, ia juga berharap mampu melahirkan calon akuntan yang kompeten dan profesional.
“Pemerintah daerah melalui dana Otonomi Khusus berupaya memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Teluk Bintuni untuk memperoleh pengalaman belajar seperti ini. Kami berharap kelak ada di antara kalian yang dapat melanjutkan pendidikan di UGM dan menjadi generasi yang mampu menjadi tuan di rumah sendiri,” tambahnya.
Kepala Sekolah SMK N 1 Bintuni, Agus Budijanto, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada FEB UGM atas kesempatan yang diberikan kepada para siswanya untuk mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, pengalaman belajar di FEB UGM diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi peserta. Mengucapkan terima kasih kepada FEB UGM yang telah menerima kami dan para siswa dengan baik. “Semoga siswa mendapatkan wawasan serta ilmu pengetahuan baru, kemudian mampu mempraktikkannya ketika kembali ke daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Departemen Akuntansi, Prof. Sony Warsono, Ph.D., menegaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui transfer pengetahuan dan keterampilan, FEB UGM ingin memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kapasitas generasi muda Indonesia dari berbagai daerah. Ia pun berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta.“Departemen Akuntansi FEB UGM juga memiliki berbagai program pendampingan untuk sekolah menengah kejuruan agar siswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” paparnya.
Selama pelatihan, para siswa SMKN 1 Bintuni akan mengikuti pembelajaran secara langsung dari dosen terkait akuntansi keuangan, digitalisasi akuntansi, hingga praktik menggunakan aplikasi SIDEK-Edu dan SIDEK-ERP yang dikembangkan oleh Laboratorium Akuntansi FEB UGM.
Reportase : Shofi Hawa Anjani & Kurnia Ekaptiningrum/Humas FEB
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. FEB UGM
