Di seberang Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, terdapat satu tempat nongkrong asyik untuk ngopi bareng. Namanya Boulevard Coffee. Resmi dibuka pada Jumat (28/8) lalu di Pendopo Wisma Kagama yang berada dekat gerbang masuk Kampus UGM. Kedai kopi ini menawarkan kopi berkualitas, ramah di kantong, hingga ruang yang nyaman untuk berdiskusi. Tidak hanya dirancang sebagai tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan mahasiswa, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat.
General Manager Gama Akomodasi, Gama Multi Group, Priyo Sri Bawono, menyampaikan Boulevard Coffee didirikan untuk melayani kebutuhan Civitas Akademika UGM dan masyarakat umum, khususnya mahasiswa agar mereka bisa ngobrol santai sambil berdiskusi sekaligus mengerjakan tugas kuliahnya.
Dalam pengelolaan, Boulevard Coffee menggandeng mahasiswa sebagai barista, waitress, marketing freelance dan lain sebagainya. “Selain sarana pengembangan bisnis, Boulevard Coffee juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa-mahasiswi untuk ikut praktek langsung di dalam pengelolaan sebuah bisnis,” tambahnya.
Salah satu keunggulan Boulevard Coffee adalah ruangnya yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan dengan minimum spend pembelian yang terjangkau, sehingga mahasiswa dan komunitas tidak perlu terbebani biaya sewa tempat yang mahal. Ruang Boulevard dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari diskusi kelompok, rapat organisasi, sharing session, community gathering, workshop, meeting, kegiatan kampus, hingga aktivitas kreatif. “Konsep ini menjadi bagian dari komitmen Boulevard Coffee untuk menghadirkan ruang yang accessible, affordable, dan tetap berkualitas,” paparnya.
Boulevard Coffee dikembangkan dengan konsep quiet third place, yaitu ruang ketiga di luar rumah dan tempat kerja yang dapat digunakan untuk beristirahat, menemukan inspirasi, membangun koneksi, maupun menikmati waktu dengan lebih bermakna. Dengan semangat “Think, Thrive, & Socialize”, Boulevard berupaya menciptakan ruang yang dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan pengunjung.
Selain itu Boulevard Coffee, juga membuka peluang kolaborasi dengan mahasiswa, komunitas, organisasi, maupun berbagai pihak yang memiliki visi yang relevan. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan seperti event, workshop, sharing session, intimate gathering, kelas kreatif, community gathering, hingga berbagai bentuk activation dan program kampus. Diharapkan Boulevard Coffee dapat terus berkembang sebagai ruang yang mempertemukan kopi, komunitas, kreativitas, bisnis, marketing, dan pembelajaran, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk bertumbuh dan berkolaborasi.
Direktur Pengembangan Usaha Universitas Gadjah Mada, Prof. Ir. Wiratni, S.T., M.T., Ph.D., turut memberikan apresiasi terkait ide pelibatan mahasiswa dalam pengelolaan badan usaha milik universitas yang dinilai merupakan salah satu terobosan baru. “Kami akan selalu mendukung semua upaya badan usaha milik Universitas termasuk GMUM dalam mengembangkan usahanya apalagi dalam hal ini sangat melibatkan mahasiswa untuk pengembangan diri mahasiswa,” jelas Wiratni.
Penulis : Fatihah Salwa Rasyid
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Donnie
