Ratusan alumni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan Nitilaku untuk mengenang napak tilas sejarah pendirian kampus ini 80 tahun lalu dimulai dari bekas kampus lama di Sekip, yang kini menjadi bagian dari Sekolah Vokasi sebagai Departemen Teknologi Veteriner dan Hayati menuju kampus FKH yang berada di Karangmalang, Sabtu (19/9).
Tidak hanya melakukan kegiatan napak tilas, setiap angkatan mengenakan busana yang unik dan menarik. Bahkan ada yang menunggang sapi hingga replika barongsai. Semangat untuk mengenang perjalanan tersebut kemudian diwujudkan pula melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan alumni dari lintas generasi. Setiap angkatan diberikan kesempatan untuk menampilkan performance selama Nitilaku. Penampilan tersebut menjadi bagian dari suasana kebersamaan sekaligus menjadi ajang bagi setiap angkatan untuk menunjukkan kekompakan dan kreativitas mereka.
Antusiasme alumni mengikuti kegiatan juga terlihat dari luasnya rentang angkatan yang hadir. Sekitar 500 alumni telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam Nitilaku, mulai dari angkatan 1973 hingga alumni yang baru lulus. Kehadiran lintas generasi ini membuat kegiatan tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang masa lalu, tetapi juga mempertemukan para alumni dari berbagai periode perjalanan FKH UGM.
Tingginya antusiasme peserta membuat panitia turut menyiapkan dukungan selama perjalanan. Salah satunya melalui penyediaan boogie car untuk mengantisipasi kondisi peserta selama berjalan kaki. Meski demikian, para alumni tetap menunjukkan semangat untuk mengikuti perjalanan hingga tiba di kampus FKH UGM.
Setibanya di Jalan Fauna, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas yang semakin memperkuat suasana temu alumni. Selain penampilan dari masing-masing angkatan, kegiatan juga menghadirkan pasar UMKM dan pembagian susu gratis. Rangkaian Dies Natalis kemudian berlanjut pada malam hari melalui temu alumni dan temu kangen yang menghadirkan Niken Salindri sebagai bintang tamu.
Ketua Panitia Dies Natalis FKH UGM ke-80, drh. Dinar Arifianto, M.Sc., menjelaskan bahwa Nitilaku tidak sekadar menjadi kegiatan jalan bersama, tetapi dirancang sebagai momen bagi alumni untuk kembali melihat tempat-tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai mahasiswa. Pemilihan kampus lama FKH UGM di Sekip sebagai titik awal juga menjadi bagian penting dari konsep tersebut.
“Kita mengajak para alumni untuk bisa bernostalgia semasa kuliah,. Berfoto, kemudian mereka saling bernostalgia pernah ospek dan praktikum disini,” jelas Dinar.
Dari tempat yang menyimpan kenangan tersebut, para alumni kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati kawasan Grha Sabha Pramana hingga menuju kampus FKH UGM di Jalan Fauna, Karangmalang. Perjalanan dari kampus lama menuju kampus yang digunakan saat ini menjadi simbol perjalanan FKH UGM yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Kegiatan napak tilas ini semakin bermakna karena dilaksanakan bertepatan dengan peringatan usia ke-80 fakultas sejak berdiri tahun 1946. Delapan dekade perjalanan tidak hanya menjadi penanda bertambahnya usia institusi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali kontribusi yang telah diberikan FKH UGM di bidang kesehatan dan kesejahteraan hewan serta kaitannya dengan kesejahteraan manusia.
Penulis : Zabrina Kumara
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Jesi
