Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Kontes Kuda Lokal 2026 di Gadjah Mada Equestrian, Fapet UGM, Minggu (1/11). Kegiatan dalam rangka memeriahkan rangkaian Dies Natalis ke-57 ini, mengusung tema “Kuda Lokal, Kebanggaan Nasional”, menjadi salah satu upaya mendorong pelestarian sumber daya genetik kuda lokal sekaligus meningkatkan animo masyarakat terhadap potensi peternakan kuda Indonesia.
Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof. Ir. Bambang Suwignyo, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., mengatakan kegiatan kontes kuda lokal ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, seleksi, serta pembinaan pagi para peternak kuda lokal.
Lebih jauh ia menjelaskan bahwa kuda lokal merupakan salah satu kekayaan sumber daya genetik hewan Indonesia yang memiliki berbagai nilai penting, mulai dari budaya, sosial, maupun ekonomi. Menurutnya, pelestarian kuda lokal perlu dilakukan dengan melibatkan masyarakat peternak dan didukung dengan pendekatan ilmiah. “Upaya pelestarian dan pengembangan kualitas kuda lokal perlu dilakukan secara berkelanjutan,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis ke-57 Fakultas Peternakan UGM, Dr. Muhammad Danang Yulianto, S.Pt., M.Si., menambahkan bahwa Kontes Kuda Lokal 2026 terbuka bagi masyarakat yang memelihara kuda lokal di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ia memaparkan, dalam kontes kuda tahun ini, terdapat tiga kategori yang dilombakan, yakni induk, calon induk, dan belo. Adapun kategori calon induk merupakan kuda betina berumur di bawah tiga tahun dan belum pernah beranak, sedangkan kategori belo diperuntukkan bagi kuda anakan jantan maupun betina dengan usia maksimal satu tahun.
Pemilihan pemenang dari kontes kuda ini dibagi dalam tiga kategori yakni Kategori Calon Induk, Kategori Belo, Kategori Induk.Melalui kontes yang dihadiri para pencinta kuda, pemilik, dan peternak tersebut, Fakultas Peternakan UGM berupaya mendorong pengenalan karakteristik kuda lokal serta mendukung kegiatan seleksi dan pemuliaan. Selain itu, kontes ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai konformasi tubuh dan kesejahteraan hewan sekaligus mempererat silaturahmi antarkomunitas pencinta kuda.
Reportase : Satria/Humas Fapet
Penulis : Agito Sitepu
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Humas Fapet
