Suasana khidmat Idul Adha 1446 H begitu terasa di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Memperingati hari raya kurban kali ini, UGM kembali menyerahkan hewan kurban berupa dua ekor sapi berjenis limosin dengan berat berkisar 500 kg kepada Masjid Kampus (Maskam) UGM. Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan, S.T., M.Eng., Ph.D., kepada Ketua Takmir Masjid Kampus UGM, Dr. M. Yusuf, M.A.
Arief Setiawan menjelaskan bahwa dua ekor sapi yang dikurbankan tahun ini berasal dari dua sumber berbeda. Satu ekor merupakan sumbangan rutin tahunan dari institusi UGM, sedangkan satu ekor lainnya berasal dari patungan jajaran pimpinan universitas (rektorat). “Penyerahan hewan kurban ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Pada tahun ini, kami menyerahkan dua ekor sapi, yang satu dari institusi UGM dan yang satunya merupakan sapi dari iuran para pimpinan universitas,” ujarnya, Rabu (27/5).
Penyerahan hewan kurban ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Idul Adha di lingkungan kampus. Sebelumnya pada pagi hari, salat Id telah dilaksanakan bersama di Lapangan Pancasila dan dihadiri oleh jemaah dalam jumlah besar.
Yusuf memaparkan bahwa hingga saat ini Masjid Kampus UGM telah menerima total 12 ekor sapi, 21 ekor kambing, dan 49 ekor domba. Adapun seluruh prosesi penyembelihan akan dilaksanakan serentak pada hari Kamis (27/5), dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. “Penyembelihan dilaksanakan besok hari Kamis. Dimulai sekitar pukul 06.00 sampai selesai. Kemudian didistribusikan langsung sekitar siang atau menjelang asar,” jelasnya.
Untuk menjamin mutu, kebersihan, dan kesesuaian syariat, Masjid Kampus UGM kembali bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) profesional yang tersertifikasi. Yusuf menjelaskan bahwa tim Juleha ini akan menangani proses penyembelihan hingga pemotongan dan pemisahan daging dari tulang. “Kami bekerja sama dengan Juru Sembelih Halal profesional yang tersertifikasi. Nantinya, para jagal ini akan membantu memotong hingga memisahkan daging dari tulang. Mereka juga akan dibantu oleh panitia Idul Adha yang sebagian besar terdiri atas mahasiswa,” paparnya.
Lebih lanjut, Yusuf merinci bahwa tidak semua hewan kurban disembelih di kampus, melainkan disebar ke beberapa titik desa binaan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). “Sebanyak 11 ekor sapi, 22 ekor domba, dan 9 ekor kambing akan disembelih di Maskam dan sebagian lainnya disembelih di lima desa binaan Maskam. Nantinya, yang di kampus akan didistribusikan pada sekitar 350-an penerima,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa dalam distribusi daging, Masjid Kampus UGM bekerja sama dengan RZIS agar tepat sasaran. “Kami bekerja sama dengan RZIS. Mereka memiliki database panti asuhan, desa tertinggal, anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu. Database itulah yang kami gunakan untuk distribusi,” ungkapnya.
Sebagai informasi, sejumlah hewan kurban telah didistribusikan di sejumlah desa di DIY. Untuk wilayah Kabupaten Bantul, panitia menyalurkan 6 ekor domba dan 3 ekor kambing ke Musala Al Ikhlas yang berada di Kapanewon Sedayu. Sementara itu, distribusi di Kabupaten Gunungkidul menyasar Masjid Al Maarif di Gedangsari dengan alokasi 6 ekor domba, serta Masjid Al Iman di Tepus yang menerima 4 ekor domba dan 3 ekor kambing.
Selain menyasar takmir masjid setempat, penyaluran hewan kurban dari UGM ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan organisasi internal kampus. Melalui penugasan Jamaah Shalahuddin, sebanyak 1 ekor sapi, 9 ekor domba, dan 4 ekor kambing didistribusikan ke Kapanewon Rongkop, Gunungkidul. Kemudian bersama dengan Keluarga Muslim FIB, panitia menyalurkan 2 ekor domba dan 3 ekor kambing untuk disembelih di Masjid Baiturrahim, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul.
Melalui momentum Idul Adha ini, pihak universitas berharap penyaluran hewan kurban dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus meringankan beban sesama. “Semoga keberadaan kegiatan semacam ini di setiap hari raya kurban dapat memberi manfaat untuk masyarakat dan juga kepada mahasiswa,” pungkas Arief.
Sementara Korps Pegawai Universitas Gadjah Mada (Korpagama) menggelar kegiatan penyembelihan kurban pada Jumat (29/5). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung di halaman belakang Kantor Korpagama Bulaksumur B6. Pada pelaksanaannya, disembelih satu ekor sapi yang merupakan kurban dari sejumlah shohibul yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan UGM. Proses penyembelihan tersebut turut dihadiri oleh Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM.
Arief Setiawan Budi Nugroho, menyampaikan bahwa sejumlah fakultas di lingkungan UGM juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari yang sama. Ia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Korpagama atas pelaksanaan kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut. “Dalam momentum ini, terdapat beberapa fakultas yang juga melaksanakan penyembelihan kurban pada hari Jumat ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada UGM, khususnya kepada Korpagama, karena telah mengadakan penyembelihan hewan kurban pada hari ini,” ujarnya
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi yang membutuhkan serta menjadi sarana untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. “Tentunya, penyembelihan ini akan dibagikan kepada yang membutuhkan dan menjadi amal baik untuk kita. Semoga kegiatan ini menjadi amal baik bagi para shohibul kurban, bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.
Ketua Umum Korpagama, Prof. Achmadi Priyatmojo, mengungkapkan bahwa kegiatan penyembelihan hewan kurban ini dilatarbelakangi oleh rasa kekeluargaan. Selain untuk menunaikan kewajiban agama, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk saling berbagi dan saling mengenal lebih dalam antar sesama anggota Korpagama. Ia turut menjelaskan bahwa daging kurban ini juga akan dibagikan secara merata kepada masyarakat sekitar di lingkungan UGM. “Daging kurban ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dan para anggota Korpagama yang membutuhkan. Harapannya nanti anggota bisa saling mengenal satu sama lain, sehingga akan memunculkan rasa kekeluargaan dan mempermudah pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan kita kedepannya,” jelasnya
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini sejalan dengan visi dari Korpagama, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan antar pegawai. “Inti dari berkurban ini adalah bagaimana kita bisa memaknainya sebagai suatu fondasi untuk memberikan pelayanan dengan optimal, baik kepada masyarakat, mahasiswa, dan sesama rekan kerja. Karena salah satu visi dari Korpagama sendiri adalah meningkatkan kesejahteraan pegawai, baik secara finansial maupun moral,” tutupnya.
Penulis : Aldi Firmansyah dan Diyana Khairunnisa
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Donnie
