Pimpinan Universitas Gadjah Mada menerima Audiensi dari pengurus Federasi Gimnastik Indonesia (FGI), Kamis (11/6), di Gedung Pusat. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum FGI, Ita Yuliati Irawan dan didampingi oleh Professor Araki Tetsuo, pakar senam Internasional khususnya bidang Gymnastics for All (GfA) movement. Kunjungan ini dalam rangka pelaksanaan “1st Asian Gym for Life Challenge” pada Oktober mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Ita Yuliati menyampaikan bahwa 1st Asian Gym for Life Challenge merupakan kegiatan festival senam internasional yang menyajikan berbagai pertunjukan kelompok gimnastik dari berbagai umur. Setiap kelompok gymnastics memiliki waktu lima menit untuk menampilkan pertunjukkan yang berfokus pada kesenangan dan pertukaran budaya. Ia memilih Yogyakarta sebagai tuan rumah untuk mempromosikan GfA sekaligus memperkenalkan dan mengembangkan tourism spot dari kebudayaan lokal. “Kami memilih Jogja untuk mengembangkan aspek pariwisata melalui Gymnastics for All,” tuturnya.
Dengan konsep kegiatan yang bisa diikuti oleh berbagai umur, Ita mengharapkan partisipasi peserta mulai dari kelompok gimnastik, sekolah, universitas, hingga umum. Hingga saat ini, peserta yang telah teregistrasi berasal dari berbagai negara seperti Denmark, Sri Lanka, Jepang, Korea Selatan, Mongolia, dan Malaysia. Selain itu, FGI juga berharap partisipasi peserta dari Indonesia sebanyak mungkin.
Acara ini akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat diikuti oleh semua peserta. Terdapat juga ruangan yang berisi UMKM di bawah naungan GIK, stan makanan tradisional, serta pertunjukan tradisional dari komunitas hingga mahasiswa. Salah satu rangkaian yang kemungkinan akan dilakukan adalah Workshop GfA movement oleh Prof. Araki. Melalui GfA, peserta dapat mempelajari dan mempraktekkan pergerakan secara gimnastik dengan versi mudah.
Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., selaku Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, menyambut baik kegiatan yang akan dilaksanakan di kompleks GIK UGM. Berbagai aspek kegiatan yang sejalan dengan program kegiatan yang mencakup kebugaran jasmani didukung penuh olehnya. Fasilitas yang dimiliki UGM dalam aspek olahraga yang tersedia di GIK selaras dengan festival mendatang. “GIK memiliki ekosistem yang sangat kuat dalam hal engagement hingga ikatan dengan alumni sehingga memberikan banyak keuntungan dalam menyelenggarakan acara dalam skala besar,” ungkapnya.
Penulis : Jesi
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Donnie
