Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada menghadirkan berbagai inovasi pertanian terpadu untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Selama hampir 40 hari pelaksanaan KKN-PPM Periode 2 Tahun 2026, Tim Samasta Kukar mengembangkan berbagai teknologi tepat guna yang diterapkan melalui Kawasan Pertanian Terpadu di Desa Sumber Sari dan Desa Karang Tunggal. Program tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pertanian sekaligus mendorong keberlanjutan pengelolaan pangan berbasis potensi lokal.
Anggota Tim KKN-PPM UGM Samasta Kukar, Aisyah Ghulam Alwutsqo, mengatakan pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu menjadi salah satu strategi untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan desa. Tim Samasta Kukar merupakan tim KKN-PPM UGM yang kembali melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kutai Kartanegara setelah lebih dari satu dekade. Selama pelaksanaan program, sebanyak 30 mahasiswa menjalankan lebih dari 100 kegiatan di bidang sosial budaya, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga pengembangan inovasi teknologi. “Kami berharap inovasi yang kami kembangkan tidak berhenti saat KKN selesai, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di desa,” ujarnya, Kamis (30/7).

Berbagai inovasi yang dikembangkan meliputi sistem irigasi hemat air menggunakan sprinkler dan irigasi tetes (drip irrigation), integrasi budidaya perikanan dan pertanian melalui sistem akuaponik bertenaga surya, hingga integrated farming yang mengombinasikan budidaya maggot dan ayam petelur. Seluruh inovasi tersebut diterapkan di Kawasan Pertanian Terpadu sebagai model pengelolaan pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan. Melalui penerapan teknologi tepat guna, mahasiswa berharap masyarakat dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya yang tersedia di desa.
Dalam pelaksanaannya, Tim Samasta Kukar turut berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara untuk memperkuat keberlanjutan program. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias, mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan mahasiswa dan berharap program tersebut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat. “Semoga apa yang sudah dibuat dapat diajarkan kepada masyarakat sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung pertanian lokal,” ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian pengabdian, Tim Samasta Kukar akan menyelenggarakan Festival Rakyat di Desa Sumber Sari dan Desa Karang Tunggal pada 1–2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan menampilkan hasil-hasil program KKN melalui tur Kawasan Pertanian Terpadu, pameran inovasi, layanan cek kesehatan, pasar murah, pameran UMKM, jalan sehat, dan senam bersama yang melibatkan masyarakat. Festival Rakyat diharapkan menjadi ruang berbagi inovasi sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta memperkenalkan potensi lokal desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Reportase: Tim KKN-PPM UGM Samasta Kukar
Penulis: Triya Andriyani
