Universitas Gadjah Mada dan PT Elnusa Tbk resmi menyepakati kerja sama strategis guna membangun sinergi antara industri dan perguruan tinggi, khususnya dalam mendukung pengembangan potensi, peningkatan kapasitas talenta muda, serta penguatan pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan kebutuhan industri. Bertempat di Auditorium FMIPA UGM, Perjanjian Nota Kesepahaman Bersama ini ditandatangani langsung oleh Sekretaris Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Suherman, S.Si., M.Sc., Ph.D. dan Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, Kamis (4/6).
Suherman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT Elnusa Tbk untuk membangun hubungan kerja sama dengan UGM sehingga membuka jalan bagi implementasi nyata keilmuan di lapangan. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini harus melahirkan program-program turunan yang produktif dan aktif, seperti Perjanjian Kerja Sama (PKS) di berbagai bidang. “Kita menyakini hari ini tidak hanya seremoni MoU, tetapi akan segera ditindaklanjuti dengan realisasi kerja sama yang lebih konkret. Cita-cita UGM ketika membangun kolaborasi ialah tidak berhenti di MoU saja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suherman memaparkan bahwa peluang sinergi ini terbuka lebar bagi berbagai program studi lintas disiplin di UGM. Melalui kemitraan ini, ia berharap terbukanya peluang besar yang menyentuh aspek dari hulu ke hilir pengelolaan SDM, termasuk peluang rekrutmen dan magang mahasiswa di lapangan. “Fakultas kita ini tidak hanya memiliki Geofisika, tetapi juga ada ilmu komputer, fisika, dan rumpun ilmu lainnya yang siap berkolaborasi ke depan guna mewujudkan kerja yang lebih produktif. Hubungan ini diharapkan dapat memperluas jejaring kita, mulai dari aspek peningkatan kompetensi SDM hingga wilayah rekrutmen yang masih sangat terbuka untuk dijajaki,” jelasnya.
Andri Haribowo menegaskan komitmen pihaknya untuk segera merealisasikan nota kesepahaman tersebut ke dalam program kerja nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi dokumen seremonial. “Kolaborasi ini diharapkan tidak berakhir di atas kertas sebagai MoU semata. Insya Allah ke depan, ada banyak program kerja nyata yang dapat segera dilaksanakan. Sebenarnya, beberapa program turunan bahkan sudah mulai berjalan,” jelasnya.
Andri kemudian menekankan bahwa Elnusa sejatinya selalu membutuhkan talenta muda yang inovatif dan adaptif guna mengisi kebutuhan industri ke depan. Kebutuhan SDM tersebut terbuka bagi berbagai disiplin ilmu yang ada di UGM demi mendukung transformasi pembangunan yang berkelanjutan. “Kami sangat membutuhkan talenta-talenta muda sebagai generasi penerus industri ini. Peluang koordinasi dan karier di Elnusa terbuka untuk semua jurusan. Kami berharap kolaborasi ini menjadi katalis dalam mencetak pemimpin masa depan yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Penulis/Foto : Aldi Firmansyah
Editor : Gusti Grehenson
