Aktivitas berjalan kaki, berlari, dan bersepeda telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang semakin berkembang di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat. Sebagai kampus yang mengusung prinsip Health Promoting University (HPU), Universitas Gadjah Mada (UGM) mendukung berbagai aktivitas yang mendorong kesehatan fisik dan mental.
Seiring meningkatnya aktivitas olahraga di lingkungan kampus, UGM melakukan penataan pemanfaatan kawasan kampus agar kegiatan olahraga, mobilitas warga kampus, dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan selaras.
Sebagai perguruan tinggi, fungsi utama kawasan kampus adalah mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaan ruang kampus diarahkan untuk memastikan seluruh aktivitas akademik dapat berlangsung dengan baik, sekaligus tetap menyediakan ruang yang memadai bagi aktivitas pendukung seperti olahraga dan rekreasi.
Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, Ph.D., mengatakan UGM terus mendorong implementasi Health Promoting University untuk menciptakan lingkungan belajar dan budaya organisasi yang sehat bagi seluruh sivitas akademika. Oleh karena itu, UGM senantiasa mendorong kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas berjalan kaki, berlari, bersepeda, dan berbagai kegiatan olahraga lainnya. โUGM mendukung aktivitas olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Yang kami lakukan adalah menata pemanfaatan ruang agar aktivitas olahraga, kegiatan akademik, dan mobilitas warga kampus dapat berjalan bersama secara aman dan nyaman,โ ujar Arief, Kamisย (17/9).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan sivitas akademika maupun masyarakat. Salah satu kawasan yang direkomendasikan untuk aktivitas olahraga adalah Wisdom Park UGM yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang olahraga dan rekreasi. โMelalui fasilitas yang telah disediakan, aktivitas olahraga dapat dilakukan pada ruang yang memang dirancang untuk kegiatan tersebut sehingga lebih aman dan nyaman bagi pengguna, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,โ jelasnya.
Upaya tersebut diperkuat melalui Keputusan Rektor Nomor 977/UN1.P5/KPT/HUKOR/2026 tentang Pengawasan dan Penertiban Aktivitas Olahraga di Lingkungan Universitas Gadjah Mada yang ditetapkan pada 1 September 2026. Keputusan ini mengatur pemanfaatan kawasan kampus untuk aktivitas olahraga, mekanisme pengawasan, serta tahapan penertiban dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan profesional. โPengaturan ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, tertib, nyaman, dan inklusif bagi seluruh pengguna kawasan kampus,โ kata Arief.
Melalui kebijakan tersebut, UGM menetapkan sejumlah kawasan yang diprioritaskan untuk mendukung kegiatan akademik dan layanan kampus, antara lain Kompleks Kantor Pusat Tata Usaha (KPTU), Grha Sabha Pramana (GSP), Perpustakaan Pusat, fakultas, laboratorium, serta berbagai fasilitas akademik lainnya. Oleh karena itu, pemanfaatan kawasan tersebut untuk kegiatan olahraga diatur agar tidak mengganggu fungsi utama kampus.
Menurut Arief, pengaturan tersebut tidak dimaksudkan untuk membatasi aktivitas olahraga, melainkan mengarahkan kegiatan pada ruang yang telah disediakan dan sesuai dengan peruntukannya. โWisdom Park memiliki ruang yang lebih sesuai untuk aktivitas berjalan kaki karena tidak bercampur langsung dengan lalu lintas kendaraan bermotor, sehingga risiko konflik maupun kecelakaan antara pejalan kaki, pelari, pesepeda, dan kendaraan dapat diminimalkan,โ ujarnya.
Jadwal Olahraga
Di hari kerja, sivitas akademika dan masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas berjalan kaki, berlari, maupun bersepeda di lingkungan UGM dengan memanfaatkan trotoar dan jalur yang tersedia tanpa menggunakan lajur kendaraan bermotor. Aktivitas tersebut diarahkan pada pukul 05.00โ06.30 WIB dan 18.00โ22.00 WIB agar tidak beririsan dengan kegiatan utama kampus.โMasyarakat tetap dapat memanfaatkan koridor pejalan kaki dan jalur yang selama ini banyak digunakan untuk berolahraga. Pengaturan waktu dilakukan agar aktivitas olahraga dan kegiatan akademik dapat berjalan berdampingan secara optimal,โ jelas Arief.
Sementara itu, pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu), sivitas akademika dan masyarakat dapat memanfaatkan kawasan GIK UGM, Wisdom Park, serta area lain yang diperbolehkan untuk aktivitas olahraga dan rekreasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajer Utama UGM Residence, Wijayanti, menjelaskan bahwa GOR Kebangsaan Wisdom Park beroperasi setiap hari pukul 06.00โ22.00 WIB dan dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun area taman dapat digunakan hingga pukul 18.00 WIB.
Kawasan Wisdom Park memiliki sejumlah fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga dan rekreasi. Fasilitas tersebut meliputi lapangan tenis, bulutangkis, pickleball, lintasan jalan kaki dan lari, area kebugaran luar ruang (outdoor fitness), lapangan 3-on-3, serta berbagai ruang terbuka untuk rekreasi. โDi Wisdom Park terdapat GOR Kebangsaan yang dilengkapi berbagai fasilitas olahraga. Selain itu tersedia juga walking and running track, outdoor fitness, lapangan 3-on-3, dan area rekreasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,โ ujar Wijayanti.
Ia juga mengajak seluruh pengguna kawasan untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. โKawasan Wisdom Park cukup luas. Kami berharap seluruh pengguna dapat membantu menjaga kebersihan dengan mengelola sampah masing-masing dan membuangnya pada tempat yang telah disediakan,โ katanya.
Selain itu, pengunjung juga diimbau untuk tidak merokok di area taman guna menjaga kenyamanan seluruh pengguna kawasan. Saat ini sebagian kawasan koridor Sungai Belik di Wisdom Park juga tengah menjalani proses rehabilitasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum. Program tersebut mencakup penataan kawasan sungai serta peningkatan kualitas sejumlah fasilitas pendukung, termasuk jalur pejalan kaki dan area aktivitas olahraga.
Wakil Rektor Arief menegaskan bahwa penataan kawasan kampus tidak dimaksudkan untuk membatasi aktivitas olahraga, melainkan memastikan setiap aktivitas berlangsung pada ruang yang sesuai dengan peruntukannya. Dengan demikian, fungsi kampus sebagai ruang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan sivitas akademika dan masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat.
Melalui penataan kawasan dan penyediaan fasilitas olahraga yang semakin baik, UGM berupaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, nyaman, dan inklusif. Aktivitas olahraga tetap menjadi bagian penting dari kehidupan kampus dan masyarakat, serta diharapkan dapat berjalan berdampingan dengan kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan berbagai aktivitas warga kampus lainnya.
Penulis : Cyntia Noviana
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Firsto
