Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada melantik lima lulusan Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati Periode I Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa (26/8). Kelima lulusan tersebut resmi menyandang profesi kurator setelah menyelesaikan pendidikan selama 11 bulan 10 hari. Dengan pelantikan lima kurator pada periode ini, Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati telah menghasilkan 22 lulusan. Para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam pengelolaan dan pelestarian kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia.
Program Studi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati (PKKH) Fakultas Biologi UGM ini merupakan prodi pertama di Indonesia dan Asia yang fokus untuk mencetak Kurator Kehati, setelah Cambridge University, Inggris. Prodi ini dibuka sebagai langkah strategis dalam menghasilkan para profesional dalam mengelola keanekaragaman hayati baik di level nasional maupun global. Dalam pelaksanaannya, Fakultas Biologi UGM telah menjalin kerja sama dengan Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) dan Indonesia Biologist Association (IBA) atau Perkumpulan Profesi Ilmu Hayati Indonesia (PIHI).
Dekan Fakultas Biologi Prof Budi Daryono mengatakan pelantikan kurator baru bidang keanekaragaman hayati ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Biologi UGM dan IBA dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan integritas untuk menjalankan peran sebagai Kurator Keanekaragaman Hayati. “Profesi kurator keanekaragaman hayati memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan dan pelestarian biodiversitas Indonesia. Karena itu, diperlukan tenaga profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga keterampilan dan integritas dalam menjalankan tugasnya,” jelas Budi dalam keterangan yang dikirim Selasa (1/9).
Menurutnya, kehadiran tenaga profesional di bidang kurasi keanekaragaman hayati menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat upaya konservasi dan pengelolaan biodiversitas secara berkelanjutan. “Kami berharap para kurator yang dilantik dapat menjalankan profesinya secara profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, serta kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia,” kata Budi.
Kaprodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati, Prof. Dra. Tuty Arisuryanti, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwasannya para lulusan berasal dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari jenjang sarjana hingga doktoral, serta dari berbagai wilayah di Indonesia. Lima lulusan yang dilantik berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan daerah di Indonesia. Seluruhnya berhasil meraih predikat pujian dengan rerata IPK 3,96, dengan Henta Ria Anisa sebagai lulusan terbaik dengan IPK 4,00.
Selain capaian akademik, salah satu lulusan, Dewantari Mega Sekti Alam Sari, telah direkrut sebagai kurator di PT Sanjaya Reptile Indonesia. Dewantari direkrut oleh perusahaan tersebut setelah sebelumnya menjalani kegiatan magang dan tugas akhir di tempat yang sama.
Pelantikan ditandai dengan penyerahan Sertifikat Profesi oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Budi Setiadi Daryono, yang dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Kompetensi oleh Ketua Indonesia Biologist Association (IBA), Dr. Drs. KRT. Ario S. Setiadi, M.M., Ph.D., CPM., CHRM. Rangkaian prosesi juga diisi dengan pengucapan sumpah profesi dan pembacaan Panca Prasetya Alumni oleh para lulusan.
Penulis : Zabrina Kumara
Editor : Gusti Grehenson
Foto : Dok. Fakultas Biologi
